Pusaran Illegal Logging di Kabupaten Pelalawan, Ada Oknum Penegak Hukum Ikut Bermain

oleh -493 views

RIAU (LK) – Alasan tidak bisa dihapuskannya aktivitas illegal logging di Kabupaten Pelalawan mulai terungkap, keterlibatan oknum aparat penegak hukum berbaju coklat dan loreng tidak lepas dari kasus perambahan hutan di Negeri Amanah tersebut.

Menurut salah seorang pemilik panglong kayu di Pangkalan Kerinci, usaha yang dijalankannya sejak puluhan tahun itu mendapat pasokan dari dalam Kabupaten Pelalawan, sebagai pengusaha, yang bersangkutan hanya menerima kayu di tempat usahanya.

“Biasanya diantar dari Sorek (Pangkalan Kuras), diantar langsung,” ujar Sudir, salah seorang pengusaha panglong di Pangkalan Kerinci saat dihubungi melalui telepon pribadinya.

Dikatakan Sudir, bisnis yang sudah dijalankannya puluhan tahun tersebut diantar langsung dengan dikawal oleh oknum Polisi atau oknum tentara, hal ini dianggapnya wajar, jika tidak, ia tidak akan berani menerima dan membeli kayu hasil dari illegal itu.

“Kayu diantar Polisi Sabhara, sama yang berpakaian loreng (Tentara, red), kalau tak ado pakaian loreng, ambo takut,” bebernya.

Mengenai siapa saja nama oknum aparat yang bermain tersebut, yang bersangkutan tidak berani untuk menyebutkan nama, karena bakal berakibat fatal pada usaha yang digelutinya ini.

Sementara itu, berdasarkan informasi yang dihimpun media Lintaskriminal.co.id dari beberapa pemilik panglong mengakui adanya permainan seorang oknum polisi dalam pusaran aktivitas kayu illegal logging di Kabupaten Pelalawan.

Bahkan oknum polisi yang bermain itu disebut-sebut langsung turun tangan dan menggunakan kendaraan truk miliknya untuk mengangkut kayu hasil illegal untuk diantar pada pemilik panglong kayu langganannya.

 

Penulis : Bambang
Editor : Yusman

Loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.