Pangkat Kopral Gaji Jendral, Ternyata Ini Usaha Yang Dijalankan Oknum Berbaju Loreng

oleh -827 views

RIAU (LK) – “Pangkat boleh saja Kopral, tapi gajinya sama dengan Jenderal”, ungkapan ini lebih cocoknya ditujukan untuk aparat berpakaian dinas coklat dan loreng yang bermain dalam pusaran Illegal Logging di wilayah hukum Kabupaten Pelalawan.

Berdasarkan penelusuran yang dilakukan Lintaskriminal.co.id pada Sabtu (9/7), aktivitas pengangkutan kayu illegal logging yang dikawal aparat berpakaian loreng itu bergerak pada waktu dini hari, tujuannya agar tidak diketahui penegak hukum lainnya.

“Seperti main kucing-kucingan sama polisi, jadi bergeraknya dini hari dari lokasi illegal logging, lalu bongkar sebelum shalat subuh di masjid,” ujar Udin (42), salah seorang warga Pangkalan Kerinci yang sering melihat aktivitas bongkar kayu illegal.

Sedangkan, menurut pengakuan salah seorang sopir truk yang mengangkut kayu illegal tersebut, kayu yang mereka angkut dengan menggunakan mobil truk dengan nomor polisi BM 9451 MF itu merupakan milik seorang petugas berbaju loreng berpangkat Sersan.

“Kami hanya mengangkut, saya baru kenal dengan pemilik kayu ini, namanya saja saya tidak tahu,” bebernya sembari mengatakan pemilik kayu tersebut menggunakan mobil Pajero Putih dengan nomor polisi T.

Selanjutnya, Suhardiman (58) salah seorang warga Pelalawan mengaku sangat kecewa dengan permainan oknum aparat berbaju    tersebut, bukannya melindungi rakyat, malah melakukan perbuatan yang melanggar hukum.

“Biasanya oknum yang bermain seperti ini disebut dengan pangkat Kopral dengan gaji Jendral, sebagai masyarakat saya sangat menyayangkan perbuatan oknum aparat itu,” imbuhnya.

Sementara itu, kepada Pemerintah Kabupaten Pelalawan Suhardiman berharap, agar mempermudah masyarakat dalam mengurus izin pengelolaan kayu alam, supaya tidak ada lagi masyarakat yang dijerat hukum saat mengelola kayu alam.

“Ketika masyarakat gampang mendapatkan izin pengelolaan kayu, maka tidak ada lagi oknum aparat yang menggunakan pakaiannya dinasnya untuk melanggar aturan yang berlaku,” pungkasnya.

Penulis : Yusman

Loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.