Dua Minggu Tidak Ditanggapi, Pengacara Dampingi Korban Tindak Asusila Lapor Ulang di Polres Pelalawan

oleh -149 views

RIAU (LK) – Tangis DL (36) seketika pecah usai diperiksa penyidik Polres Pelalawan atas laporannya sebagai korban tindak asusila. Bagaimana tidak, setelah mendapat pendampingan dari kuasa hukum, kasus yang menimpa ibu tiga anak tersebut kini mulai ditangani dengan serius aparat penegak hukum (APH).

Menurut keterangan korban, tindak asusila yang dialaminya tersebut itu sudah berjalan 2 pekan, sedangkan pelaku hingga saat ini masih bebas berkeliaran. Disisi lain DL dan suami sudah melapor ke Mapolres Pelalawan sesaat setelah kejadian di Simpang Kualo, Pangkalan Kerinci.

“Kami orang susah yang ingin mencari keadilan Pak, sudah dua minggu saya melapor ke sini (Polres Pelalawan, red), setelah ditemani bapak pengacara inilah saya benar-benar ditanggapi, semoga  pelaku secepatnya bisa ditangkap,” ujar DL berlinang air mata.

Sementara itu, tim kuasa hukum dari Kantor Hukum Fams Law Office kepada Lintaskriminal.co.id mengatakan bahwa pihaknya telah mendapat permohonan perlindungan dari DL sebagai korban tindak asusila, kedepan tim akan terus melakukan pendampingan hukum terhadap Kliennya.

“Kami sudah mendengarkan langsung kronologis kejadian yang dialami Klien kami, termasuk lambatnya penanganan atas laporan sejak dua minggu lalu,” terang Ferly Azhari, SH didampingi Wahyudi, SH, Farten Hario, SH dan Syamsul Arifin, SH ketika ditemui usai mendampingi DL menjalani pemeriksaan.

Sebagai kuasa hukum, Ferly berharap pihak kepolisian segera bergerak menangani kasus yang menimpa Kliennya dan korban juga bisa mendapatkan hak hukumnya sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku.

“Kasus ini bakal kami kawal sampai tuntas, agar Klien kami bisa mendapatkan hak hukumnya sesuai undang-undang yang berlaku,” tandasnya.

Sebagai informasi tambahan, bantuan yang diberikan Kantor Hukum Fams Law Office terhadap DL merupakan salah satu bentuk kepedulian terhadap perlindungan perempuan dan anak, terutama bagi yang kurang mampu.

“Ini menjadi perhatian penting bagi kami, terlebih kasus ini menyangkut kekerasan seksual terhadap perempuan dan anak. Dalam kasus serupa, kami siap berada di garis depan,” pungkasnya.

Penulis : Yusman

Loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

No More Posts Available.

No more pages to load.