Vokal Suarakan Hak Karyawan, Sunet Dipecat dari PT SBP, Hak Karyawanpun Digelapkan

oleh -73 views
Sunet, Karyawan PT SBP yang Dipecat
Sunet, Karyawan PT SBP yang Dipecat

RIAU (LK) – Dianggap terlalu vokal dalam menyuarakan hak buruh, seorang karyawan di PT Surya Brantasena Plantation (SBP) didepak dan akhirnya tidak mendapat haknya sebagai karyawan sebagaimana mestinya.

Adalah Sunet (34), kepada Lintaskriminal.co.id mengaku telah dipecat dari PT SBP, namun yang sangat disayangkan adalah ketika hak yang seharusnya ia terima malah digelapkan oleh pihak perusahaan.

Padahal, menurut Sunet, ia sudah bekerja di PT SBP sejak tahun 2011 dengan status Buruh Harian Lepas (BHL). Selanjutnya pada tahun 2018 ayah 3 anak itu diangkat menjadi karyawan sampai akhirnya diberhentikan pada Maret 2022.

Awalnya Sunet bercerita bahwa ia merupakan salah satu karyawan yang vokal menyuarakan hak karyawan yang berlawanan dengan arah kebijakan perusahaan, karena tidak sesuai lagi, ia terpaksa tampil bersuara.

Singkat cerita, pihak perusahaan mengambil keputusan untuk memindahkan Sunet bertugas menjadi tukang panen di afdeling 6, dimana sebelumnya Sunet bertugas untuk memanen sawit di kebun afdeling 7.

“Saya pikir pihak perusahaan mendepak saya karena terlalu vokal menyuarakan hak karyawan, akhirnya saya dipindahkan ke tempat yang lebih sulit di afdeling 6,” terangnya.

Tidak terima dengan mutasi yang dilakukan pihak perusahaan karena beberapa alasan, Sunet mengambil inisiatif untuk tidak masuk kerja, hingga akhirnya pihak perusahaan memutuskan untuk memecat Sunet dan mengosongkan rumah tempat Sunet tinggal.

Miris memang, namun pada akhirnya ia ikhlas menerima keputusan perusaan, akan tetapi yang membuat Sunet tidak habis pikir ketika perusahaan tidak mau mengeluarkan hak yang seharusnya ia terima.

“Sudah beberapa kali saya datang ke kantor untuk meminta hak, tapi tidak pernah di openi pihak perusahaan, sekarang saya tidak tahu lagi harus mengadu kemana,” keluhnya.

Terkait hak Sunet, Lintaskriminal.co.id berupaya untuk menghubungi salah seoramng humas PT SBP atas nama Arifin, namun hingga berita ini diturunkan tidak pernah ada tanggapan.

Penulis : Yusman

Loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.