Polda Riau Diharapkan Bisa Menindak Lanjuti Laporan Pemalsuan Tanda Tangan

oleh -121 views

Riau,( LK ) — Saat ini kuasa hukum FY selaku Mantan Kepala Puskesmas( kapus)kubang jaya agar bisa menindak lanjuti laporan yang dibuat.Dimana FY telah melaporkan SR Kapus Kubang jaya saat ini diduga telah memalsukan tanda tangan Saat pencairan dana bantuan Covid 19 bagi tenaga nakes.

Dana yang disalurkan kerekening SR kemudian dibagi bagikan pada nakes baik yang bertugas menangani Covid maupun yang tidak.

Menurut Ikwat hendra selaku kuasa Hukum FY apa yang telah dilaporkan tersebut agar dilakukan proses hukum.Apa yang dialami oleh kliennya adalah suatu perbuatan yang telah melanggar hukum,Jadi tentunya sebagai negara hukum harus bisa menindak mereka mereka yang telah melanggar hukum.

“Sebagai sebuah negara hukum tentu semua orang harus taat pada hukum, Siapapun yang melakukan pelanggaran hukum harus bisa ditindak.Apalagi pelangaran hukum tersebut telah dilaporkan pada penegak hukum”.

“Laporan tersebut dibuat agar kedepan tidak ada lagi orang orang yang lancang memalsukan tanda tangan untuk kepentingan pribadinya.Perbuatan tersebut adalah sebuah perbuatan yang sangat buruk,demi kepentingan pribadi mau menghalalkan segala cara kami berharap penyidik Polda Riau serius dalam menangani perkara ini”.

“Proses laporan tersebut telah memasuki tahap lidik Penyidik polda Riau sedang mengumpulkan bukti bukti dan keterangan.

Dari informasi yang diperoleh Kadis Kesehatan dan kabid telah dimintai keterangan,Selain itu orang orang yang terlibat dalam dugaan pemalsuan tanda tangan ini telah juga diperiksa”.

“Dari perbuatan tersebut klien kami juga mengalami kerugian baik materil dan inmateril,Soal besarnya kerugian materil yang diderita FY telah ada catatan yang dibuat dan saat ini ada dikantor diberkas yang dikumpulkan”.

“Selain itu juga ada informasi bahwa penasehat hukum SR telah melakukan intimidasi pada staf di puskesmas Kubang jaya,Seharusnya hal ini tidak boleh dilakukan seorang penasehat Hukum,Tugas seorang penasehat hukum bukan menakut nakuti serta mengintimidasi saksi Tugas pengacara adalah mendampingi kliennya dalam proses hukum,tuturnya”.

“Pihak penyidik juga telah mengirim undangan untuk konfrontir dengan SR,Namun proses tersebut terpaksa ditunda karena suatu hal, Harapannya dari konfrontir ini akan jelas pelanggaran hukum yang telah terjadi Dengan begitu laporan yang kami buat bisa dinaikan statusnya menjadi proses Sidik.”

Saat dikonfirmasi masalah dugaan pemalsuan tanda tangan ini pada pengacara SR Henra marpaung SH melalui Whatshap menjelaskan bahwa masalah ini baru dalam tahap lidik,Jadi biarkan penyidik melaksanakan tugasnya dulu.

Saat ini tahapan baru pemanggilan saksi saksi,Proses lidik ini diharapkan akan bisa memperoleh titik terang dari masalah Tentunya penyidik polda Riau akan bisa mengambil langkah apa dalam memproses laporan tersebut.**

Penulis : EM/AM

Loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.