Bermodal KTA Wartawan Demi Muluskan Aksi Penyalahgunaan BBM

oleh -264 views

Riau,( LK ) — Disaat alat penegak hukum sedang gencar gencarnya memberantas penyalah gunaan migas,namun masih saja ada oknum yang tega menjual bbm subsidi buat masyarakat miskin.Oknum yang mengaku sebagai wartawan ini diduga melakukan pembelian minyak subsidi untuk dijual pada industri dengan harga tinggi,Sang oknum tersebut diduga mendapatkan minyak subsisi dari sebuah gudang penimbunan minyak dijalan rambutan kecamatan Marpoyan Damai kota Pekanbaru Propinsi Riau.

Seharusnya oknum yang mengaku wartawan ini paham dengan aturan dan kebijakan pemerintah soal BBM bersubsidi,Dimana BBM bersubsidi diperuntukan bagi masyarakata miskin,Namun oknum wartawan ini demi mencari keuntungan pribadi malah memanfaatkan peluang untuk mengeruk keuntungan yang sebesar besarnya.Padahal aturan pemerintah jelas dan tegas,jangankan untuk industri bahkan untuk mobil pribadi yang mewah saja tidak boleh.

Memang kodrat manusia adalah bagaimana cara agar bisa memenuhi kebutuhan hidupnya,Tapi tidak harus juga dengan cara menari nari dari kesulitan orang lain ,Terlebih lagi Penyalahgunaan BBM bersubsidi ini adalah tindak pidana sebagaimana diatur dalam Undang-undang No. 22 Tahun 2001 tentang Minyak dan Gas Bumi, Pasal 53 sampai dengan Pasal 58, dan diancam dengan pidana penjara paling lama 6 (enam) tahun dan denda paling tinggi Rp. 60.000.000.000,00 (enam puluh miliar rupiah), serta pidana tambahan berupa pencabutan hak atau perampasan barang yang digunakan untuk atau yang diperoleh dari tindak pidana dalam kegiatan usaha minyak dan gas bumi.

Sebenarnya diawal awak media tidak mengetahui bahwa pelaku dugaan penyalahgunaan BBM bersubsidi seorang wartawan.awak media hanya mengetahui bahwa oknum tersebut adalah seorang pimpinan perusahaan berinisial R.Saat awak media mencoba menghubungi oknum R yang diduga melakukan penyalahgunaan BBM subsidi langsung mengirimkan foto KTA sebuah media Jakarta.Oknum wartawan/pimpinan perusahaan tersebut marah ketika ditanyakan soal penyalahgunaan BBM subsidi dan mencoba mengancam.

Ironi memang jika memang dia pimpinan sebuah perusahaan tentu yang sangat padat kegiatan,bagaimana mungkin dia bisa menjalankan tugasnya sebagai seorang jurnalistik,Bahkan setiap memperbaharuai status si oknum pimpinan perusahaan ini dengan bangga menampilkan KTA yang dimiliki.Atau jangan jangan KTA wartawan yang dimiliki diperuntukan demi memuluskan kerjaan yang melanggar hukum yang ia geluti.

Sungguh naif jika kepemilikan KTA demi tujuan menakut nakuti orang yang ingin dihadapinya.

Sebuah pemandangan yang sangat miris,saat orang yang punya tugas sebagai sosial kontrol malah melakukan kegaiatan yang mencederai rasa keadilan ditengah tengah masyarakat,Seseorang yang bertugas untuk menyuarakan kebenaran malah melakukan kegiatan yang melanggar hukum.

Apapun alasan dan tujuan dari oknum tersebut,yang pasti kegiatan yang ia lakukan adalah sebuah kegiatan yang salah dimata hukum,Jangan hanya karena mempunyai sebuah KTA maka bisa bebas berbuat dan melanggar hukum,Jangankan wartawan,seorang jendral saja bisa jadi tersangka dalam sebuah negara hukum.

“Untuk itu diharapkan agar aparat penegak hukum bisa melakukan tindakan tegas pada oknum oknum yang telah mencoreng profesi yang dijalani,Siapa yang berbuat harus berani bertanggung jawab,Tangan mencincang bahu memikul Sebab jika oknum tersebut benar wartawan yang bertugas dalam jurnalistik sudah pasti tidak akan mungkin melakukan hal keji seperti itu.**

Penulis : AM
Editor : Eman Melayu

Loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.