Nyawa Anak Enam Tahun Hilang di Pariwisata Pulau cinta, Wali Teluk Kenidai Jangan Meminta saja

oleh -42 views

Riau,( LK ) — Terkait pemberitaan dimedia tentang meninggalnya anak usia enam tahun ( Afif Nabina ) pada Selasa 27/12/22 dipariwisata pulau cinta desa teluk kenidai Kecematan tambang kabupaten kampar Propinsi Riau

Dalam hal pentauan media di pulau cinta banyak pengamanan ( safety ) yang tidak di lakukan oleh pengelola seperti larangan mandi untuk anak anak  tidak ada plang himbauan atau sebagaimana yang ada di pariwisata lainnya kuat dugaan hanya mencari keuntungan pribadi saja dengan tidak mementingkan keselamatan bagi pengunjung yang datang di pulau cinta .
Sebab sudah banyaknya anak yang meregang nyawa di pulau cinta Media lintaskriminal.co.id langsung meninjau kelapangan bersama kepala dinas pariwisata zulia dharma pada Kamis 29/12/22 sekira pukul 11:00 wib banyak yang di temukan kekurangan yang diabaikan oleh pengelola pariwisata pulau cinta, Namun hal ini akan kita perbaiki kedepannya dan akan memperkuat pengamanan disekitaran sungai,Tuturnya.
Ketua pengelola pariwisata Husni Mubarok kepada media menyampaikan disela sela kunjungan kadis pariwisata bahwa kita akan berbenah untuk kedepannya, untuk pemberitaan yang telah beredar kami menganggap itu sebagai teguran untuk berbenah,ungkapnya.
Saat ditanya media lintaskriminal.co.id bahwa kepengurusan nya ilegal sebagai mana yang disampaikan kades teluk kenidai Budi Setiawan,Sk pengelola sudah kita cabut ?? Itu tidak bisa seperti itu wali harus mengundang kami semua pengurus bukan saya atau hanya tiga orang, kami tidak mau datang,Wali jangan ambil kejadian ini sebagai muntlak kesalahan kami,pengurus punya ADRT,wali bisa dipidanakan, Ungkapnya.
Selanjutnya ketua pengelola Husni Mubarak juga menyampaikan wali jangan lepas tangan dong !! Sekarang Pariwisata sudah berkembang banyak yang mau mengelola ,kami merintis dari awal, tidak di kunjungi orang sampai ramai saat ini kayak pepatah kalau udah banyak gula pasti semut banyak yg datang,tuturnya.
Lebih lanjut Mubarok dengan tegas menyampaikan saya tidak ada dapat apa apa dari sini,kami lakukan untuk ekonomi masyarakat Tempatan.wali jangan sesuka hatinya mencabut SK pengelola pulau cinta,kalau dari pengadilan yang memutuskan kami siap berhenti jadi pengelola pulau cinta ini.
Seharusnya wali desa teluk kenidai harus bersifat dewasa, kemudian Mubarok dan istri juga menyampaikan dengan lantang “jangan waktu tak punya uang datang kekami pas kejadian malah lepas tangan”,Kesalnya.*
Kades teluk kenidai Budi Setiawan saat dikonfirmasi di sebuah warung kopi Kubang jaya terkait tanggapan ketua pengelola pulau cinta menyampaikan bahwa saya tidak perna meminta apapun dari sana malah uang saya yang banyak keluar untuk membantu kemajuan pariwisata pulau cinta,Ketua dan istri tolong jangan fitnah saya ,Kalau benar seperti ini wali akan melanjutkan ke ranah hukum terkait ucapannya.Tagasnya.**
Penulis : Eman Melayu
Loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.