Belum Ada Tanggapan, Masa Aksi FSPMI Tidur di Halaman Kantor Bupati Pelalawan

oleh -392 views

RIAU (LK) – Diperkirakan mencapai Ratusan orang, masa Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI) duduki Kantor Bupati Pelalawan, Kamis (6/7). Aksi tersebut dilakukan setelah tidak adanya tanggapan atas pengaduan Pengurus Unit Kerja (PUK) PT Prima Transportasi Service Indonesia (PTSI) pada Bupati Pelalawan.

Ketua PUK FSPMI PTSI, Nofri Hendra kepada Lintaskriminal.co.id mengatakan, aksi yang dilakukan kali ini adalah dalam bentuk mengadukan nasib 4 orang buruh yang mendapat PHK sepihak dari anak perusahaan APRIL Group, dimana perusahaan sudah semena-mena memberhentikan pekerja mereka.

“Ini merupakan aksi protes kesekian kalinya yang kita lakukan pada PTSI, karena dalam beberapa kali pertemuan kita tidak mendapatkan hasil yang memuaskan,” terang Hendra.

Padahal, menurut pria yang disapa Hendra itu, dalam beberapa kali pertemuan dengan perusahaan milik Sukanto Tanoto itu, pihaknya hanya menginginkan empat orang yang telah diberikan PHK sepihak tersebutĀ  untuk dipekerjakan kembali. Mengingat kesalahan yang dilakukan tidaklah merugikan perusahaan.

Lanjut, mengenai pendudukan Kantor BupatiĀ  Pelalawan, Hendra bersama rekan-rekannya itu dikarenakan tidak dipertemukannya masa aksi dengan Bupati Pelalawan, H Zukri, alasannya Bupati sedang tidak ditempat, padahal Bupati Pelalawan sendiri memiliki kegiatan penerimaan Pertukaran Pemuda Antar Provinsi yang berjarak 100 meter dari Kantor Bupati Pelalawan.

“Tujuan kami datang adalah mengadukan nasib kami pada Bupati Pelalawan, tapi kami hanya disambut Asisten I dan mengatakan Bupati sedang ada di Pekanbaru, mengetahui hal itu alasan yang dibuat-buat, akhirnya masa memutuskan untuk tidur di lapangan Kantor Bupati Pelalawan sampai Bupati mau menerima kami,” ujar Hendra.

Hendra berharap, semoga Bupati membantu rakyat yang sedang mendapat cobaan, ditambah lagi dengan kondisi ekonomi yang belakang semakin sulit, belum lagi sulitnya untuk mendapatkan pekerjaan baru.

“Ini demi masa depan keluarga kami, segala cara sudah kami lakukan, kami hanya butuh pekerjaan dan kami tidak perlu jabatan, asal kami bekerja dan cukup gaji untuk biaya menghidupi keluarga kami, sudah sangat bahagia, kami sampai sekarang masih setia menunggu Bupati di depan pintu masuk kantor Bupati,” ujarnya.

Pantauan Lintaskriminal.co.id hingga pukul 19.30 WIB, jumlah masa FSPMI terus bertambah dengan membawa anak istri untuk tidur di lapangan upacara Kantor Bupati Pelalawan. Aksi tersebut direncanakan akan terus berlanjut hingga Bupati mau menerima masa dan mencarikan solusi terbaik.

Penulis : Yusman

Loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.