Pemerintah Kabupaten dan APH Terkesan bungkam Soal Maraknya Galian C di Sungai Pinang

oleh -9 views

Riau,( LK ) — Aparat penegak hukum terkesan melakukan pembiaran atas maraknya aktifitas Galian C yang terjadi di sepanjang jalan Sungai Pinang dan Desa Birandang.Kebungkaman Aparat penegak hukum telah memunculkan kerusakan nyata pada lingkungan hidup.

Tak ada nya penindakan tegas tersebut telah menjadi undang undang lingkungan hidup seperti sebuah undang undang yang pencitraan dan sekedar memenuhi target legislatif.

Banyaknya alat dan mobil yang ada di lokasi galian C telah membuat miris kita semua.Terlihat jelas bahwa para pengusaha galian C seperti tidak tersentuh hukum.

“Mereka leluasa menggali dan melobangi tanah tanah yang ada disepanjang sungai pinang. Bahkan saat awak media coba mendekat dan mengabadikan gambar,mereka tanpa sungkan melanjutkan aktifitasnya.

Tentu sebuah kemustahilan,jika para aparat penegak hukum tidak mengetahui adanya aktifitas Galian C tersebut.Apalagi mobil yang banyak hilir mudik dalam mengangkut hasil galian C tersebut.Jadi asumsi bahwa penegakan hukum tumpul bukan lagi isapan jempol.

Hal ini turut dibenarkan oleh Toni Chaniago selaku tokoh muda dari Kampar.Menurutnya sangat disayangkan jika negeri Kampar ini dihancurkan oleh perilaku prilaku yang sangat merusak lingkungan ini.Mereka seakan akan ingin mengeruk keuntungan pribadi tanpa pedulikan lingkungan sebagai warisan pada anak cucu.

“Kita merasa cukup heran,kenapa aktifitas seperti ini tidak pernah ada penindakan tegas oleh aparat penegak hukum.Padahal kejahatan seperti ini tidak hanya merugikan masyarakat yang ada tapi akan berdampak hingga ke anak cucu.

Seperti apa nanti pertanggung jawaban kita pada masa depan bangsa ini,”ujar Toni Chaniago.

“Bebasnya aktifitas ini tak lepas dari bungkamnya para Aparat Penegak hukum.Kurang masuk akal rasanya jika mereka tidak tahu ada aktifitas seperti ini.Sebab para pengusaha ini melakukan aktifitas tidak jauh dari permukiman penduduk,”Lanjutnya.

“Kami berharap ada langkah nyata dari aparat agar bisa menindak seluruh para penjahat lingkungan ini.Jangan sampai akibat pembiaran ini menjadi sebuah image di masyarakat bahwa uang bisa menyelesaikan segalanya.Jangan sampai anggapan bahwa hukum memang tumpul keatas dan cuma berani menindak rakyat rakyat kecil yang tidak memiliki uang,”tambahnya

“Undang undang lingkungan hidup itu dibuat untuk menjaga lingkungan kita agar tidak rusak.Jadi jika memang tak dijalankan aturan yang ada di undang undang tersebut untuk apa dibuat.Lebih baik undang undang tersebut dihapus saja biar mereka yang ingin merusak lingkungan bisa bebas.Bahkan masyarakat bisa juga melakukan aktifitas tanpa takut adanya undang undang yang melarang.

“Sekali lagi kami minta agar Polda Riau agar bisa turun pada lokasi tambang tambang ilegal yang ada di sungai pinang.Tegakan hukum dengan seadil adilnya.Jangan biarkan mereka yang ingin menghancurkan negara ini bebas beraktifitas.**

 

Penulis : Yulisman

Loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.