Limbah SRL Rusak Sawah Masyarakat Ransang

oleh -268 views

RIAU (LK) – Puluhan masyarakat Desa Penyagun, Kecamatan Ransang, Kabupaten Kepulauan Meranti hanya bisa menelan air mata, setidaknya sekitar 30 Hektare (Ha) lahan persawahan di Dusun 3 tidak bisa lagi dimanfaatkan untuk menanam padi akibat luapan air kanal dari PT Sumatera Riau Lestari (SRL).

Wardi (52), salah seorang petani yang merasakan dampak dari kerusakan lingkungan tersebut kepada Lintaskriminal.co.id mengaku bersama beberapa orang petani lainnya tidak bisa lagi memanfaatkan lahan yang menanam padi organik.

Menurutnya, ladang yang hanya bisa dimanfaatkan satu kali untuk menanam padi dalam satu tahun itu selalu dilanda luapan air dari kanal PT SRL yang berada dekat dengan lahan milik petani, dimana air limpahan dari kanal itu bercampur dengan zat kimia pohon akasia yang diolah anak perusahaan PT Riau Andalan Pulp and Paper itu.

“Umur padi organik itu adalah 6 bulan, sedangkan dalam satu tahun luapan air dari kanal PT SRL terjadi setiap musim hujan, akhirnya kami tidak bisa lagi bercocok tanam,” keluhnya.

Diceritakan Wardi, pada awalnya masyarakat sempat memaksakan diri untuk tetap menanam padi, namun sayangnya dalam beberapa kali percobaan dalam satu tahun, usaha petani tidak membuahkan hasil dan putus di tengah jalan.

Disisi lain, ketika para petani itu dirugikan, pihak perusahaan sama sekali tidak pernah memberikan tanggapan atau solusi agar aktivitas pertanian itu tetap berjalan dan petani kembali bisa melanjutkan hidupnya. Bahkan keluhan petani ini seperti tidak didengarkan PT SRL.

“Kami sudah pernah mendatangi PT SRL, namun tidak pernah ditanggapi pihak perusahaan, malah air limbah dari kanal itu makin sering meluap,” bebernya seperti tidak tahu lagi harus mengadu kemanapun.

Sementara itu, Humas PT SRL, Eko ketika dihubungi Lintaskriminal.co.id belum memberikan keterangan resmi terkait limbah yang mengganggu persawahan masyarakat tersebut. “Kerusakan mana yang dimaksud,” jawabnya.

Penulis : Roslan
Editor : Yusman

 

Loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

No More Posts Available.

No more pages to load.