Lintaskriminal.co.id –Untuk memperkuat hubungan antara aparat kepolisian dan masyarakat, Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok menyelenggarakan acara dengan tema “Ngopi Kamtibmas Jaga Lingkungan” yang berlangsung di Pos Satkamling RW.001, Muara Angke, pada malam Rabu (1/10). Acara tersebut dihadiri oleh Dirbinmas serta beberapa pejabat utama Polda Metro Jaya.
Kegiatan ini disambut antusias oleh masyarakat dan tokoh setempat. Acara berlangsung dalam suasana yang nyaman namun penuh makna, dilengkapi dengan pidato pembuka, dialog interaktif, serta diskusi langsung mengenai berbagai isu kamtibmas (keamanan dan ketertiban masyarakat) yang dihadapi warga Muara Angke.
Kegiatan “Ngopi Kamtibmas” ini bukan hanya sekadar pertemuan rutin, tetapi tindakan nyata untuk mendorong partisipasi aktif masyarakat dalam menjaga ketertiban dan keamanan lingkungan. Melalui kerja sama yang baik antara warga dan pihak berwajib, Muara Angke diharapkan menjadi wilayah yang aman, nyaman, serta terbebas dari narkoba dan tindak kriminal.
Dalam sesi dialog interaktif, berbagai isu penting disampaikan langsung oleh warga, antara lain maraknya pencurian kendaraan bermotor (curanmor) yang disebabkan oleh banyaknya kontrakan yang tidak memiliki area parkir.
Penyalahgunaan narkoba yang terjadi di kalangan anak-anak dan remaja, serta kurangnya pemahaman masyarakat dalam menghadapi masalah tersebut. Selanjutnya, permintaan pengadaan kamera CCTV di Pos Satkamling, untuk memperkuat pengawasan wilayah. Kekecewaan terhadap tawuran dan keberadaan kelompok remaja yang membawa senjata tajam, khususnya pada malam Minggu.
Ketua RW 01, Abdul Karim, menyampaikan harapannya agar pihak kepolisian dapat memberikan bantuan dalam menangani masalah yang dihadapi warga. “Mayoritas pengguna narkoba adalah korban lingkungan. Mereka tidak mampu. Kami meminta dukungan untuk sosialisasi dan rehabilitasi,” katanya.
Sikap dari Dirbinmas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Harri Muharram, menekankan peran penting pendidikan dan partisipasi orang tua. Ia mengingatkan masyarakat untuk secara aktif mengawasi kegiatan anak-anak di sekitar mereka, khususnya dalam penggunaan perangkat genggam yang bisa mengakses konten negatif.
“Kita perlu bekerja sama untuk menjaga anak-anak dari pengaruh anarko yang sering mengajak mereka dalam demonstrasi maupun kegiatan negatif lainnya,” katanya.
Sementara itu, Wakil Direktur Resnarkoba Polda Metro Jaya, AKBP Dr. Dedy Anung, mengungkapkan fakta yang mengejutkan bahwa “di satu lokasi di Jakarta pernah disita 470 kg sabu, dan 100 kg di antaranya telah terjual.” Ia menekankan pentingnya laporan dari masyarakat serta membuka layanan call center 24 jam untuk menangani kasus narkoba secara cepat.
Namun, Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok, AKBP Martuasah menyampaikan rencana pemasangan kamera pengawasan di area yang rentan, serta mendorong pembentukan grup WhatsApp antar warga RW guna koordinasi dalam hal keamanan.
“Kami siap memberikan bantuan, namun warga juga perlu berperan aktif. Mari kita kembali mengadakan kegiatan olahraga, keagamaan, atau lomba bagi anak-anak, agar mereka terhindar dari lingkungan yang tidak baik,” kata Kapolres.
Menurut Kapolsek Kawasan Sunda Kelapa, AKP Hitler Napitupulu, diharapkan dengan kegiatan ini sinergi antara warga dan polisi tetap terjaga. “Keamanan adalah tanggung jawab kita bersama. Polisi hadir, namun masyarakat merupakan garda terdepan di lingkungan masing-masing,” tegasnya.
Acara diakhiri dengan doa bersama, sebagai harapan agar wilayah Muara Angke selalu dalam keadaan aman, damai, dan terhindar dari berbagai jenis gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat.
