Akhirnya Terungkap: Misteri Brimob Gorontalo yang Kabur Saat Pernikahan, Bripda Farhan Sering Hilang Ingatan

by -123 Views

Lintaskriminal.co.id –– Kasus terkait hilangnya Bripda Farhan, anggota Brimob Polda Gorontalo, saat proses ijab kabul di Desa Pangadaa, Kecamatan Dungaliyo, akhirnya terungkap.

Dalam proses mediasi yang diadakan oleh Satuan Brimob, Farhan mengakui bahwa ia tidak hadir dalam pernikahannya pada hari Sabtu (9/8/2025) karena mengalami kehilangan memori dan tersesat.

Ia bahkan mengakui kesulitan menemukan rumah calon istrinya, Sukmawati, maupun tempat tinggalnya sendiri.

Berdasarkan pengakuannya, Farhan sering kali tiba-tiba menyadari dirinya berada jauh di luar Gorontalo, seperti di Kwandang, Gorontalo Utara, atau Marisa, Pohuwato.

Ponsel Farhan yang diperiksa oleh keluarganya juga menunjukkan lokasi yang berubah-ubah, sesuai dengan pengakuannya.

“Alasannya memang terdengar tidak logis, namun di Google Maps lokasinya memang berubah-ubah,” kata Zainuddin Husain, pamannya Sukmawati.

Keluarga Farhan meminta maaf karena tidak hadir dalam pernikahan, karena mereka panik mencari Farhan saat ia hilang.

Meskipun telah diberi pengampunan, pihak keluarga Sukmawati tetap menyatakan bahwa proses hukum akan terus berlangsung di Polda Gorontalo.

Farhan sendiri mengatakan siap menanggung konsekuensi, termasuk pertanggungjawaban di lingkungan institusinya maupun keputusan Sukmawati.

Namun, sampai saat ini Sukmawati tetap bersikeras: ia tidak bermaksud melanjutkan pernikahan tersebut.

Kedua keluarga sudah bertemu

Pertemuan mediasi yang diadakan dengan bantuan pihak Brimob berlangsung di rumah Sukmawati di Desa Pangadaa, Kabupaten Gorontalo, pada malam Kamis (14/8/2025).

Pada pertemuan itu, keluarga Farhan menyampaikan permintaan maaf karena ketidakhadiran Farhan dalam prosesi ijab kabul pada pagi hari Sabtu (9/8/2025).

Namun, menurut Zainuddin Husain, pamannya Sukmawati, pihak keluarga Sukmawati telah memberi pengampunan, namun proses hukum tetap akan berlangsung.

“Sebagai manusia, kami memaafkan keluarga Farhan yang telah hadir. Namun, proses hukumnya masih berlangsung di Polda Gorontalo,” kata Zainuddin saat dihubungi TribunGorontalo.com, Selasa (19/8/2025).

Ia menambahkan, dalam pertemuan itu kedua belah pihak sudah membuat surat pernyataan, tetapi keputusan final diserahkan sepenuhnya kepada Sukmawati.

“Segala keputusan berada di tangan Sukmawati. Kami keluarga hanya memberikan dukungan dalam proses hukum,” katanya.

Zainuddin juga menyampaikan bahwa dalam pertemuan tersebut, Bripda Farhan menyatakan kesediaannya untuk bertanggung jawab dan menerima akibatnya, termasuk kembali menikahi Sukmawati.

“Farhan telah mengakui dan bersedia menanggung segala kesalahan yang dilakukannya serta menerima konsekuensi dari institusi,” ujar Zainuddin.

Namun, keluarga masih menantikan keputusan Sukmawati yang hingga kini masih dalam keadaan terbebani.

“Kami belum dapat memutuskan apakah akan menikah kembali, karena hingga saat ini Sukmawati masih sedang dalam kondisi yang tidak baik. Kami sedang menantikan ia pulih dan mendengar keputusannya,” tegasnya.

Sampai saat ini, keputusan Sukmawati tetap sama, yakni tidak melanjutkan pernikahannya.

“Keputusannya tetap sama, Sukmawati tidak ingin melanjutkan ke tahap pernikahan lagi,” tambahnya.

Awal Cerita Kaburnya Bripda Farhan Pada Hari Pernikahannya

Rencana pernikahan Sukmawati (24) dengan seorang petugas kepolisian pada Sabtu (9/8/2025) tiba-tiba berubah menjadi kesedihan.

Fatmawati Soman, ibu dari Sukmawati, sempat pingsan dan dibawa ke rumah sakit akibat mengalami syok berat.

Menurut Sukmawati, semalam sebelum acara akad pernikahan, dia dan Farhan masih menjalin komunikasi.

“Sore itu terjadi komunikasi, bahkan siang masih ada. Ia mengirim pesan ingin datang mengambil pakaian adat yang akan digunakan,” katanya kepada TribunGorontalo.com, Selasa (12/8/2025).

Tidak lama kemudian, saudara perempuan Farhan menghubungi Sukmawati untuk menanyakan keberadaan Farhan. Sukmawati segera menghubungi Farhan.

“Saya menulis, ‘Kamu di mana? Keluargamu khawatir dan bertanya tentang lokasimu,” katanya. Farhan menjawab bahwa ia sedang di rumah.

Namun, ketika Sukmawati memverifikasi dengan saudara Farhan, jawaban yang diperoleh justru berbeda.

“Saudara saya bertanya, ‘Rumah yang mana yang dimaksud?’ Saya kembali menanyakan kepada Farhan dan memintanya untuk tidak berbohong,” jelas Sukmawati.

Namun, Farhan tetap bersikeras untuk tinggal di rumah. Pesan terakhir dari Farhan diterima pada pukul 23.21 WITA.

Sehari setelah acara, pada hari Minggu (10/8/2025), Sukmawati kembali menghubungi Farhan.

Saya kembali mengirim pesan, ‘Kamu tidak ingin pulang? Lalu bagaimana dengan hubungan kita ini?’,” kenangnya. Farhan hanya menjawab singkat, “Mengapa.

Sukmawati juga pernah bertanya tentang tujuan kedatangan keluarga Farhan yang tiba setelah acara pernikahan dibatalkan.

Namun, jawaban yang diterima justru menyakitkan. “Ia menjawab ‘tidak tahu’. Kemudian saya berkata, ‘Kita sudah selesai berdua’. Ia lalu membalas, ‘Mengapa orang lain harus ikut campur dalam hal ini, mengapa tidak hanya kita keluarga saja?’. Pada saat itu saya tidak lagi merespons,” katanya.

Sukmawati menyatakan, dirinya dan Farhan tidak mengalami kendala apa pun sebelum kejadian tersebut.

“Tidak ada masalah sama sekali. Kami dalam keadaan baik,” ujarnya.

Ia mengungkapkan bahwa hubungan mereka telah berlangsung sejak Februari 2025, dan keduanya telah melalui proses pernikahan dinas.

Pada hari peristiwa, suasana di rumah Sukmawati masih menyisakan hiasan pernikahan, namun alat-alat seperti pakaian dan kursi mulai dibawa pergi.

Tiga personel Brimob pernah datang mengunjungi untuk mengundang Hamid, ayah Sukmawati, ke markas, tetapi Hamid menolak karena masih ingin merasa tenang.

Dalam diskusi tersebut, anggota Brimob menyampaikan bahwa kedatangan mereka merupakan bentuk tanggung jawab lembaga.

Mereka juga menyampaikan bahwa Farhan sedang berada di Palu dan masih dalam pencarian. Anggota Brimob tersebut berjanji akan menangani masalah ini dengan baik.

Artikel telah tayang di TribunGorontalo.com/Jefry Potabuga

–

Ikuti Saluran WhatsApp Tribun Manado dan Google News Tribun Manadountuk pembaruan terkini mengenai berita terpopuler lainnya.

Baca berita lainnya di: Google News

WhatsApp Tribun Manado: Klik di Sini