Aktivitas PETI Kembali Trend di Kota Sawahlunto

by -197 views

SUMBAR,LintasKriminal.co.id – Aktivitas Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di Kota Sawahlunto, Sumatera Barat (Sumbar) sempat terhenti beberapa tahun yang silam, bahkan beberapa pelaku juga pernah merasakan dinginnya ubin di penjara karena tidak mengantongi izin dari pemerintah.

Namun semenjak pengurusan izin untuk galian diambil alih oleh Pemerintah Provinsi, aktivitas PETI di Kota Sawahlunto kembali menjadi trend, bahkan sudah menjadi jadi, dimana sebelumnya hanya menggunakan mesin dongfeng, kini sudah menggunakan alat berat untuk melakukan penggalian.

Kondisi ini semakin terlihat miris ketika aparat penegak hukum seakan melakukan pembiaran terhadap aktivitas yang dulunya haram untuk dilakukan. “Beberapa tahun lalu ada beberapa orang yang masuk penjara karena aktivitas PETI, kalau sekarang tidak ada larangan atau tindakan dari aparat penegak hukum,” ujar Hendra (45), salah seorang tokoh masyarakat di Kota Sawahlunto.

Dikatakan Hendra, tidak adanya pergerakan dari pihak Kepolisian ini seakan menjadi angin segar bagi pelaku PETI, aktivitas tambang yang sebelumnya menggunakan alat sedot air, kini sudah menggunakan alat berat yang berakibat kerusakan lingkungan semakin besar.

“Kita tidak tahu apa yang membuat kondisi PETI di Sawahlunto semakin parah, yang pasti kita berharap aparat penegak hukum bisa menindak tegas aktivitas ini. Apabila tidak ada tindakan, tentu masyarakat beranggapan lain,” harapnya.

Sementara itu, saat BeritaHukumNasional.com mencoba untuk menghubungi Kasat Reskrim Polres Sawahlunto, Julkipli Ritonga melalui pesan WhatsApp pribadinya, hingga berita ini diturunkan, beliau belum memberikan tanggapan.

 

 

Sumber : BHN

Loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *