Alasan Basarnas Perpanjang Pencarian Korban Longsor Ponpes Al Khoziny

by -127 Views

Lintaskriminal.co.id –– Pencarian korban akibat reruntuhan bangunan Ponpes Al Khoziny di Kecamatan Buduran, Sidoarjo, Jawa Timur, akan terus dilanjutkan, Minggu (5/10/2025).

Basarnas memutuskan bahwa masa pencarian pada hari ketujuh ini akan diperpanjang selama dua hingga tiga hari ke depan, dengan pertimbangan kemungkinan masih terdapat korban yang diduga terkubur di bawah puing.

“Pada hari ketujuh ini kami melanjutkan operasi. Artinya, operasi diperpanjang hingga semua korban benar-benar dapat kami temukan,” ujar Direktur Operasi Basarnas Yudhi Bramantyo, Minggu (5/10/2025).

Setelah keputusan diambil, tim segera kembali bekerja, ambulans dan dapur umum tetap siaga.

Di sisi lain, masih banyak orang tua santri yang tetap tinggal di sekitar asrama putri.

Yudhi Bramantyo mengatakan, dalam pencarian pada hari Minggu, tim menemukan 19 korban.

Semua korban dalam kondisi meninggal dunia.

Dengan demikian, setelah jenazah dievakuasi langsung dibawa ke RS Bhayangkara Polda Jatim.

Laporan Basarnas hingga sore hari menyebutkan, jumlah korban mencapai 149 orang.

Dari jumlah tersebut, 45 orang meninggal, sementara dua dari 45 orang tersebut dalam kondisi berupa bagian tubuh.

“Lalu yang selamat sebanyak 104 orang. Kami teruskan pencarian seperti hari-hari sebelumnya,” katanya.

Untuk diketahui proses pencarian, tim dibagi ke dalam empat wilayah.

Area A1 di sisi depan bangunan yang masih terhubung dengan struktur utama.

Area A2 meliputi zona yang digunakan untuk berwudhu dan dipenuhi dengan bahan puing-puing.

Area A3 di sisi timur memiliki lapisan beton yang cukup tebal, sedangkan Area A4 mencakup bagian belakang yang terpisah dari struktur utama.

Di dua sektor terakhir, A3 dan A4, Yudhi mengatakan menjadi lokasi paling banyak ditemukannya korban.

Mulai Sabtu, hanya dari area tersebut saja ditemukan 12 korban.

“Sejak kemarin sore hingga hari ini, kami fokus pada sektor A3 dan A4. Rata-rata korban ditemukan di sana,” kata Yudhi.

Di tempat itu, puing-puing beton masih tebal dan sulit untuk diangkat.

Selain itu, bangunan bersebelahan dengan gedung.

Jika tidak waspada, proses pembongkaran dapat menyebabkan kerusakan pada bangunan lain.

Basarnas mengirimkan tiga alat berat guna mempercepat proses pembongkaran.

Sampai saat ini, pembersihan puing-puing telah mencapai sekitar 75 persen.

 

45 Korban Ditemukan dalam Kondisi Meninggal, Basarnas Memperpanjang Masa Pencarian di Ponpes Al Khoziny, operasi diperpanjang hingga seluruh korban benar-benar bisa ditemukan