Anak 11 Tahun Ditemukan Tewas di Toilet Masjid, Luka di Kepala Diselidiki Polisi

by -50 Views

Ringkasan Berita:

  • Anak laki-laki berusia 11 tahun dengan inisial MR ditemukan meninggal dunia di kamar mandi Masjid Desa Sadasari, Majalengka
  • Jasad MR pertama kali ditemukan oleh penjual bakso di dalam bak air toilet tersebut.
  • Berdasarkan pemeriksaan awal, tim medis mengidentifikasi adanya luka pada bagian kepala korban.

Lintaskriminal.co.id –Seorang murid kelas 5 sekolah dasar (SD) dengan inisial MR (11) ditemukan dalam keadaan tidak bernyawa di area masjid dekat Kantor Desa Sadasari, Kecamatan Argapura, Kabupaten Majalengka, Jawa Barat pada hari Sabtu (19/10/2025) sore.

Berdasarkan pernyataan Kepala Desa Sadasari, Abdul Miskad, lokasi masjid tidak terlalu jauh dari tempat tinggal korban.

Jasad MR pertama kali ditemukan oleh pedagang bakso di salah satu kamar mandi masjid ketika ia ingin menggunakan kamar mandi tersebut.

“Pertama kali ditemukan oleh tukang baso yang ingin buang air kecil ke toilet, ternyata ada anak di bak mandi,” kata Abdul Miskad saat diwawancarai di lokasi RSUD Majalengka, Minggu (19/10/2025) pagi, dikutip dariTribunJabar.id

Saat ditemukan oleh penjual bakso, kondisi tubuh korban berada di dalam bak.

Melihat peristiwa tersebut, tukang bakso segera memberitahu seorang ibu yang berada di area tempat wudhu masjid.

“Disampaikan kepada ibu oleh tukang baso. Kata ibu itu, ini keluarga saya. Kemudian disampaikan kepada imam masjid untuk memberitahu keluarga korban,” jelasnya.

Warga mengira korban tergelincir masuk ke dalam bak air.

Jenazah korban selanjutnya diangkut oleh masyarakat ke Puskesmas.

Namun, ketika jenazah MR dibersihkan, bagian belakang kepala korban mengeluarkan darah.

Hal itu kemudian memicu pertanyaan-pertanyaan.

“Pada awalnya dikira anak itu jatuh dan tenggelam di bak, tidak ada tanda-tanda yang mencurigakan. Oleh karena itu, sempat dibawa ke Puskesmas Maja menggunakan motor,” katanya.

“Baru setelah diberi mandi di Puskesmas, keluar darah dari bagian belakang kepala. Di sanalah mulai timbul kecurigaan,” lanjutnya.

Warga segera menginformasikan kejadian tersebut kepada pihak kepolisian sekitar pukul 20.00 WIB.

“Setelah ramai, saya langsung melaporkan ke Polsek Argapura, antara pukul tujuh hingga delapan malam,” katanya.

Tim Reskrim Polres Majalengka dan Polsek Argapura segera menuju tempat kejadian untuk melakukan penyelidikan menyeluruh.

“Kami segera bergerak ke lokasi setelah menerima laporan dari masyarakat untuk melakukan penyelidikan,” kata Kapolres Majalengka, AKBP Willy Andrian.

Kapolres menyatakan, pihaknya sedang mengumpulkan bukti-bukti seperti pakaian korban dan rekaman kamera pengawas (CCTV) di sekitar tempat kejadian.

“Pada saat ini kami sedang mengumpulkan bukti-bukti dan barang bukti, mulai dari pakaian korban hingga rekaman CCTV di sekitar lokasi,” kata AKBP Willy setelah melakukan peninjauan pemeriksaan korban di Rumah Sakit Majalengka, Minggu (19/10/2025) dini hari.

Jenazah MR kini telah dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah Majalengka untuk menjalani autopsi guna mengetahui penyebab kematian.

Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, menurut Willy, tim medis menemukan luka pada kepala korban.

Namun demikian, hingga kini pihak kepolisian masih belum mampu menentukan penyebab kematian korban, termasuk apakah ada unsur kekerasan dalam kejadian tersebut.

Memang sementara berdasarkan hasil pemeriksaan dokter, ditemukan luka pada kepala.

“Tetapi ini masih perlu kita konfirmasi kembali melalui hasil otopsi, agar semua kejadian ini jelas dan terbuka,” ujar AKBP Willy.

Selanjutnya, proses otopsi dijadwalkan malam ini atau paling cepat besok pagi.

“Insyaallah malam ini atau pagi besok autopsi akan dilakukan untuk menentukan penyebab kematian korban,” katanya.

Kepala Kepolisian Resor menekankan bahwa tim penyidik akan bekerja secara maksimal dalam mengungkap fakta di balik kematian korban.

Willy mengatakan, pihaknya juga sedang menyelidiki kegiatan korban sebelum ditemukan meninggal.

“Korban masih di bawah umur, laki-laki. Kami akan menyelidiki secara menyeluruh agar penyebab kematianya jelas dan tidak menimbulkan spekulasi di kalangan masyarakat,” tutur Willy.

Beberapa artikel ini telah diterbitkan di TribunJabar.id dengan judul Misteri Kematian Bocah SD di Toilet Masjid Majalengka: Polisi Menemukan Luka di Kepala MR dan Kronologi Kematian Bocah di Toilet Masjid di Majalengka: Ditemukan Tukang Bakso, Pernah Dimandikan

(Lintaskriminal.co.id -/Falza) (TribunJabar.id/Adhim Mugni Mubaroq)