Andrew : Pantau dan Usut terus APBD DKI jika bersih kenapa harus risih

by -205 views

JAKARTA, ( LK ) — Dunia mau dibalik, kebenaran mau dibolak balik!! Apakah atas nama kebebasan menyampaikan pendapat mau mencoba untuk membalik suatu kebenaran?

William Aditya Sarana, anggota DPRD DKI Jakarta, yang mengungkap anggaran Fantastis dari Pemprov DKI malah mau dilaporkan karena melanggar Kode Etik anggota Dewan, dengan tuduhan dianggap bikin gaduh soal anggaran.

Kode Etik yang mana? Justru mengungkap kebenaran adalah Kode Etik yang harus dijunjung tinggi, bukan malah dilemahkan.

Seorang wakil rakyat yang duduk di dewan, harus kritis untuk menyuarakan kebenaran, bukan berkompromi dengan perampok uang rakyat.

Apa yang dilakukan oleh William Aditya Sarana, adalah hal yang wajib dilakukan oleh seorang wakil rakyat, bukan hanya datang, duduk, dengar dan diam saja.

Parlemen itu berasal dari kafa Parle yang artinya Bicara yaitu berbicara kebenaran, bukan cuma diam saja melihat ketidak benaran terjadi.

Apa yang dilakukan oleh William jauh lebih baik daripada OTT KPK yang hanya bisanya menunggu calon koruptor melakukan korupsinya, tanpa ada niat untuk mencegahnya.

William justru mencegah, agar korupsi tidak terjadi, walaupun tidak ada yang ditangkap, karena korupsi belum terjadi, tapi ini jauh lebih lebih baik, menyelamatkan Trilyunan Rupiah uang rakyat.

Kita menengarai bahwa pihak yang ingin melaporkan William Aditya Sarana, tidak clear, sebagai pihak yang independen.

Siapapun yang melaporkan William karena tindakannya mengungkap anggaran yang fantastis ini, akan berhadapan dengan kami, dan akan kami laporkan balik.

 

Liputan : RS

Loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *