Artis Korea Jeon Hye Bin Dicuri di Ubud, Aksi Mencurigakan

by -112 Views

Lintaskriminal.co.id -, GIANYAR– Aktris terkenal Korea Selatan, Jeon Hye Bin (42), sedang berlibur bersama suaminya di Bali sejak beberapa hari terakhir.

Namun, pada 1 Oktober 2025, ia bersama suaminya melaporkan kehilangan dompet ke Polsek Ubud.

Pencuri dilaporkan telah menghabiskan dana dari kartu kredit dan kartu visa sebesar Rp132 juta dalam bentuk dolar.

Berdasarkan data dihimpun Tribun Bali, Jumat 3 Oktober 2025, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan terhadap kasus tersebut.

Namun dikatakan bahwa korban hanya menyadari kehilangan saat akan berbelanja di sebuah toko yang menjual perlengkapan berkemah di Ubud.

Pada saat itu, suami korban berencana untuk membayar barang belanjaannya di kasir, namun ternyata dompetnya telah hilang.

Dompet itu berisi uang sebesar 200 dolar AS, kartu kredit, serta dokumen-dokumen penting lainnya.

Pada saat yang sama, korban menerima pemberitahuan melalui ponselnya mengenai empat kali penarikan menggunakan kartu kreditnya.

Jumlah penarikan melalui kartu Visa Hana mencapai 7.300 dolar AS dan kartu Kb Master sebesar 500 dolar AS.

Seluruh lokasi penarikan pada kartu tersebut belum pernah dikunjungi oleh pelapor, karena kejadian tersebut, pelapor memblokir kartu kredit dan kartu visa miliknya.

Berdasarkan catatan Tribun Bali, kejadian pencurian dengan cara demikian belum pernah terjadi sebelumnya di Ubud maupun di Kabupaten Gianyar.

Bahkan para perampas atau pencuri dompet pun sulit ditemukan.

Hal ini membuat sejumlah pihak merasa kasus pencurian tersebut cukup mencurigakan.

“Tidak hanya sampai mengetahui nomor kartu rekening artis atau anggota keluarga artis terkenal, bahkan mendekati mereka saja terasa sangat sulit. Jika benar dilakukan oleh pencuri lokal, rasanya tidak masuk akal,” kata sumber tersebut.Tribun Bali.

Kepala Sektor Polisi Ubud, Kompol I Wayan Putra Antara, ketika dimintai konfirmasi menyatakan pihaknya masih melakukan penyelidikan terhadap kasus tersebut.

Ia masih enggan berspekulasi mengenai tersangka pelaku, apakah dilakukan oleh WNI atau tidak.

“Tim masih bekerja di lapangan, nanti perkembangannya akan disampaikan,” katanya. (*)

   

Berita lainnya di Pencurian di Ubud