Ayu Mantan Karyawan Jadi Tersangka Penggelapan Rp2 M, Ashanty Bantah Puas

by -77 Views

Ringkasan Berita:

  • Mantan karyawan Ashanty, Ayu Chairun Nurisa resmi jadi tersangka dalam perkara dugaan penggelapan dana Rp2 miliar.
  • Ashanty tidak bermaksud untuk menahan Ayu di penjara.
  • Kehidupan Ayu menjadi lebih baik setelah delapan tahun bekerja di perusahaan Ashanty.

Lintaskriminal.co.id –– Mantan karyawan Ashanty, Ayu Chairun Nurisa telah ditetapkan sebagai tersangka terkait laporan dari penyanyi tersebut di Polres Tangerang Selatan.

Ini berkaitan dengan dugaan penggelapan uang perusahaan sebesar Rp2 miliar yang dilakukan oleh Ayu.

Perselisihan ini berawal dari dugaan bahwa Ayu menghilangkan uang perusahaan.

Ashanty mengakui bahwa ia telah mengetahui bahwa status Ayu telah diubah menjadi tersangka.

Istri dari musisi Anang Hermansyah tersebut berharap proses hukum berlangsung dengan cepat.

“Ya. Aku juga mengetahui berita itu karena pasti kita juga diberitahu oleh kuasa hukum, tapi beliau tidak hadir,” kata Ashanty, dilansir dari YouTube Intens Investigasi, Minggu (19/10/2025).

Mungkin ada panggilan kedua. Jika tidak hadir juga, berarti tidak kooperatif. Itu saja.

“Jadi mudah-mudahan dipercepat,” paparnya.

Ditanyakan apakah ia merasa puas dengan penahanan tersangka terhadap Ayu, Ashanty juga memiliki jawabannya masing-masing.

Perempuan yang lahir di Jakarta pada 4 November 1984 ini mengakui bahwa ia tidak pernah berniat untuk mengirim mantan karyawannya ke penjara.

“Senang atau tidak senang itu tidak pernah muncul dalam rumus kehidupan saya,” kata Ashanty.

“Aku ingin orang tua harus di penjara. Aku ingin orang tua harus menderita. Hal itu tidak pernah ada dalam rumus kehidupan aku dan aku diajarkan oleh orang tuaku,” tambahnya.

Selain itu, Ashanty menceritakan perubahan dalam kehidupan Ayu setelah delapan tahun bekerja bersamanya.

Menurutnya, Ayu berhasil merancang bangunan dua lantai.

Ya, tapi sekarang seperti ini. Jika seseorang melakukan kesalahan selama 8 tahun, maka jika dikatakan tidak enak, itu tidak mungkin ya.

Seolah-olah sejarahnya akhirnya setelah 8 tahun bekerja, dia sudah mampu membangun rumah lantai dua, sudah menggunakan AC, semuanya sudah ada.

Saat itu, menurutnya, suaminya selama 8 tahun kurang beruntung dan tidak bekerja. Jadi yang bekerja adalah si mbaknya, begitu katanya.

Perkara ini dimulai ketika Ashanty menuduh Ayu melakukan dugaan penyalahgunaan dana sebesar Rp2 miliar.

Ashanty mengadukan peristiwa tersebut kepada aparat hukum.

Namun, hal itu belum berakhir di situ, Ayu justru menuduh balik dan melaporkan penyanyi Jodohku terkait dugaan tindakan pengambilalihan aset dan akses ilegal.

Ayu mengirim tiga pengaduan sekaligus terhadap Ashanty.

Dua laporan dikirimkan ke Polres Metro Jakarta Selatan dan satu laporan lainnya diajukan ke Polres Metro Tangerang Selatan.

Laporan tersebut terbagi menjadi dua bagian, yaitu mengenai dugaan pengambilalihan aset dan dugaan akses ilegal.

Tindakan hukum ini merupakan respons terhadap laporan sebelumnya yang diajukan oleh Ashanty terhadap Ayu di Polresta Tangerang Selatan terkait dugaan penggelapan dana perusahaan senilai Rp2 miliar.

Anang Hermansyah dan Anak Wanti-wanti Ashanty agar Menutup Pintu Damai dengan Ayu

Di tengah kasus yang melibatkannya, Ashanty menyampaikan dukungan dari suaminya serta anak-anaknya, termasuk Aurel Hermansyah.

Bahkan dukungan dari pria berusia 56 tahun tersebut serta Aurel membuat Ashanty yakin untuk menutup pintu perdamaian dengan Ayu.

“Wah Aurel, anak-anak sudah seperti itu, ‘Ibu benar-benar dia?’ begitu. Semua pasti kaget, semua terkejut,” kata Ashanty, dilansir dari YouTube The Hermansyah A6, Jumat (10/10/2025).

Pemilik nama lengkap Ashanty Hastuti mengakui akan terus melanjutkan proses hukum terhadap Ayu.

Menurut Ashanty, Anang dan anak-anak secara tegas mengingatkannya untuk tidak membuka pintu perdamaian dengan Ayu.

Tetapi semua pesannya hanya, ‘Ibu kali ini tidak boleh menyerah. Harusfight‘,” tegas Ashanty.

“Karena ini sudah tidak adil,” lanjutnya.

Perempuan yang lahir di Jakarta pada 4 November 1984 ini merasa bersyukur bahwa ujian yang datang kali ini justru memperkuat ikatan keluarganya.

Alhamdulillah, Allah memberikan ujiannya kepadaku, karena setiap orang pasti diuji sesuai dengan batas kemampuannya.

“Jika aku diberi tantangan dari keluarga, mungkin aku sudah gila. Tapi selalu diberikan dengan cara seperti ini,” katanya.

(Lintaskriminal.co.id -/Indah Aprilin)