Mantan Petinggi BUMD Tuah Sekata Dipekerjakan Kembali, Masyarakat Bertanya-tanya

oleh -258 views

RIAU (LK) – Kembalinya tiga orang mantan petinggi Perusahaan Daerah (Perusda) Tuah Sekata sebagai karyawan menjadi perbincangan hangat di tengah-tengah masyarakat Kabupaten Pelalawan.

Hal tersebut dianggap tidak wajar, alasannya dikarenakan para petinggi itu sudah membuat rugi perusahaan pelat merah yang berdiri belasan tahun milik Pemerintah Kabupaten Pelalawan miliaran rupiah.

“Tidak wajar jika petinggi itu kembali bekerja, dari sisi manapun mereka tidak wajar dipekerjakan kembali,” ujar Sugianto (46) salah seorang warga Pangkalan Kerinci kepada Lintaskriminal.co.id

Dikesalkan Sugianto, meskipun kerugian yang disebabkan para petinggi itu sudah dikembalikan, namun secara etika saat karyawan telah melakukan pelanggaran dalam perusahaan, karyawan tersebut harus dipecat.

“Dulu kabarnya sudah dikeluarkan, tapi belakangan sudah dipkerjakan kembali, walaupun tidak da larangan, tapi ha itu sudah tidak ada etika,” ulasnya.

Sebagaimana diketahui, tiga orang mantan petinggi BUMD Tuah Sekata yang dipekerjakan kembali itu diantaranya adalah Daman, Irma dan Afrijal. Ketiganya diketahui telah menyebabkan kerugian mencapai miliaran rupiah.

Menurut keterangan yang diterima Lintaskriminal.co.id dari narasumber yang ingin namanya dirahasiakan, dari ketiga orang mantan petinggi itu, satu diantaranya belum mengembalikan, yakni Afrijal.

“Daman dan Irma sudah mulai mengembalikan dengan cara mencicil. Untuk Afrijal belum ada dan mengaku tidak sanggup,” bebernya.

Disisi lain, Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Utama (Dirut) BUMD Tuah Sekata, Hanafie beberapa waktu lalu mengakui adanya pemanggilan dan mempekerjakan tiga mantan petinggi tersebut.

“Kasihan kita, tapi status mereka di dalam saat ini bukan sebagai pengambil keputusan,” ulasnya.

Pantauan Lintaskriminal.co.id, korp Adhyaksa sudah mulai melakukan pemeriksan terhadap beberapa orang karyawan BUMD Tuah Sekata terkait korupsi berjamaah yang merugikan negara miliaran rupiah tersebut.

Penulis : Yusman

Loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *