Berdalih Uang Pendamping Pencairan BLT,Oknum RT Minta Jatah 100 Ribu

oleh -338 views

Pencairan dana bantuan langsung tunai (BLT DD) yang dikucurkan melalui desa se Indonesia beberapa waktu lalu banyak menimbulkan Masalah dengan yang berbagai tingkatan

 

Riau,( LK ) —- Salah satunya persoalan tentang dugaan pungutan liar (pungli) yang dilakukan oleh salah seorang oknum RT 01 ( RN ) di dusun II jalan masa karya Desa Tarai bangun kecematan tambang kabupaten Kampar propinsi Riau.

Dari investigasi Media Lintaskriminal.co.id oknum RT ( RN ) Melakukan punguntan Berdalih sebagai uang pendamping ,meminta uang kepada beberapa masyarakat yang di bagikan nya undangan untuk pengambilan uang BLT DD tersebut.

Uang pendamping yang diminta oknum RN ( RT ) sejumlah Rp 100.000 Rupiah. Tentu ini menjadi pertanyaan besar bagi masyarakat untuk apa dan siapa yang memerintahkan sang oknum RT ( RN ) untuk melakukan pungutan tersebut.

Dengan memastikan informasi yang beredar dikalangan masyarakat, media lintaskriminal.co.id mencoba mendatangi tiga orang warga Dusun II jalan masa karya dilingkungan perumahan mutiara darul sakinah salah satunya berinisial JD ,sedangkan buat warga yang dua lagi tidak mau memberikan informasi yang diberikan media karena takut akan berhadapan dengan pihak kepolisian yang merupakan penerima BLT DD.

Dari informasi yang disampaikan JD salah satu warga Minggu 14/06/2020 jam 20:00 wib kepada media, mengakui bahwa yang meminta uang pendamping tersebut adalah oknum RT tempat tinggalnya dengan alasan untuk uang pendamping saat Jd mengambil batuan dana BLT DD.

JD Awalnya sudah menolak memberikan uang yang di pinta Rp 100.000 Rupiah itu tapi karena oknum terus mendesak akhirnya Uang pun di serahkan setelah sampai dirumah tempat saya mengontrak,”Imbuhnya.

selanjutnya JD menyampaikan bahwa oknum ini udah dari kantor desa meminta uang tersebut,karena suasana padat dengan warga oknum RT ( RN ) kita sambil jalan aja ngasihnya, dalam perjalanan JD bertanya kepada oknum Rt apa memang begitu??? namun dengan nada tidak enak oknum menjawab saya udah bilang sama istri mu bahwa kalau keluar uang bantuan BLT supaya memberikan saya uang pendamping 100 ribu rupiah karena saya udah meninggalkan pekarjaan saya sebagai juru parkir untuk mendamping kalian,”lantangnya.

Tidak sampai di situ JD mencoba menghubungi kades tarai bangun melalui handpon pribadinya menyampaikan kelakuan oknum Rt kepadanya dengan meminta sejumlah uang dengan alasan uang pendamping namun kades menyampaikan kepada saya bahwa itu tidak ada buat Rt.

Dengan temuan yang didapati oleh media mencoba konfirmasi kepada oknum RT ( RN ) kerumahnya namun rumah oknum tersebut tertutup,oknum tidak dapat di temui team media langsung mendatangi kantor kepala desa mempertanyakan kajadian tersebut kepada kepala desa tarai bangun,didalam ruangannya kepala desa menyampaikan bahwa kejadian itu memang benar dengan berdalih uang minyak oknum Rt untuk mengatar warga yang tidak ada kendaraan untuk mengambil batuan BLT tersebut , cukup sangat disayangkan penyampaian kepala desa dengan berbeda yang ditemukan awak media dilapangan kuat dugaan kajadian ini sudah dikondinir oleh seseorang.

ditambahkan kades tarai bangun bahwa permasalahan ini sudah saya hubungin kepala dusun untuk menyelesaikan,tutupnya** RR**

 

 

Liputan : Merta /Eman

 

Loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *