Curhat Percintaan Berujung Maut, Kasir Cantik Dihabisi Sadis oleh Kepala Toko

by -145 Views

MEDIA KUPANG– Viral, kasus pembunuhan yang mengerikan terhadap seorang petugas kasir di minimarket bernama Dina Oktaviani.

Perkara tersebut terungkap setelah beberapa hari menjadi teka-teki yang menghebohkan masyarakat Karawang dan Purwakarta, Jawa Barat.

Seorang perempuan muda berusia 21 tahun ditemukan tewas terapung di Sungai Citarum pada hari Senin, 7 Oktober 2025, tepat pada hari ulang tahunnya yang ke-21.

Dina, yang dikenal sebagai kasir di Alfamart wilayah Purwakarta, sempat dilaporkan menghilang tanpa meninggalkan pesan sejak beberapa hari sebelumnya.

Laporan kehilangan diajukan oleh keluarga kepada pihak berwajib. Setelah dilakukan penyelidikan yang mendalam, polisi akhirnya menemukan petunjuk penting.

Pelaku pembunuhan ternyata adalah Heryanto (34), manajer toko tempat korban bekerja.

Pria yang sudah memiliki keluarga ditangkap sementara masih mengenakan seragam kerjanya di Alfamart Rest Area KM 72A, Purwakarta.

Di dalam video penangkapan yang diunggah oleh akun Instagram, terlihat Heryanto menyerahkan diri saat dibawa oleh petugas.

Berdasarkan hasil pemeriksaan, diketahui bahwa tersangka dan korban pernah bertemu berdasarkan kesepakatan bersama.

Dina, yang sedang sedih akibat masalah hubungan asmara, mengungkapkan keluh kesahnya kepada Heryanto, yang ternyata memanfaatkan kondisi tersebut untuk tujuan tidak baik.

Informasi sementara yang dikumpulkan berdasarkan keterangan pelaku, korban sedang berkonsultasi masalah percintaan,” kata Kasat Reskrim Polres Karawang AKP Nazal Fawwaz, kepada media.

Namun, pertemuan yang seharusnya menjadi tempat berbagi cerita justru berakhir dengan kematian.

Heryanto mengakui nekat membunuh korban karena terpaksa membutuhkan uang.

Mengerikan, setelah menekan dan menutup mulut korban, pelaku masih berani memperkosa korban. Setelah hasratnya terpuaskan, Dina kembali dicekik hingga meninggal dunia.

Heryanto mengambil seluruh barang berharga dari korban, kemudian membakar barang-barang tidak bernilai milik korban agar menghilangkan jejak.

Setelah kelelahan, pelaku memperkosa korban dan kemudian menekan lehernya hingga korban meninggal, selanjutnya mengambil barang berharga milik korban, termasuk anting, cincin, dan kalung emas.

Yayah (53) ibu dari korban mengatakan pelaku Heryanto, atasan korban di Alfamart Tol Cipularang Km 72, telah merencanakan untuk membunuh anaknya.

Yayah mengatakan, pelaku sengaja memanggil anaknya Dina ke rumah pelaku di Desa Wanawali, Cibatu, Purwakarta, dengan alasan mengantarkan uang Rp 1,5 juta yang akan dipinjam oleh pelaku.

Meskipun uang tersebut sebenarnya bisa dikirimkan oleh korban, pelaku yang juga menjadi atasan korban di tempat kerja memaksa korban untuk membawa uang itu langsung ke rumahnya.

“(Pembunuhan) ini telah direncanakan, saya ingin dihukum seberat-beratnya. Jika mungkin, gantinya nyawa dia juga,” ujar Yayah kepada wartawan saat wawancara di rumahnya di Dusun Kiara, Desa Talunjaya, Banyusari, Karawang.

Ia meminta pelaku diberi hukuman yang sebanding. Ia yakin pelaku telah merencanakan tindakan pembunuhan terhadap anaknya itu.

“Orang itu memaksa meminjam uang sebesar Rp 1,5 juta dan mengantarkannya ke rumahnya. Anak saya sudah siap melakukan transfer,” tambahnya.

Yayah juga menyangkal pernyataan tersangka yang mengatakan anaknya datang ke rumah tersangka karena ingin dicarikan ‘orang bijak’.

Yayah mengatakan pelaku berbohong mengenai keluhan cinta putrinya yang tidak bisa melupakan mantan kekasihnya.

“Jika anak saya putus, itu benar, tetapi jika sampai meminta dicarikan orang cerdas itu palsu,” kata Yayah. ***