Darurat! Pencuri Bawa Kabur Ambulans, Pelaku Terekam CCTV Copot Stiker Mobil

by -118 Views

“Sayangnya, kunci dan STNK tertinggal di dalam kendaraan. Kami segera melaporkan kejadian ini kepada pihak berwajib,” kata Aby.

Lintaskriminal.co.id -, SRAGEN –Sebuah kendaraan ambulans yang dimiliki oleh Pimpinan Anak Cabang (PAC) PDI Perjuangan Kecamatan Miri, Kabupaten Sragen, Jawa Tengah dilaporkan hilang akibat pencurian pada hari Sabtu (27/9/2025) dini hari WIB.

Kendaraan yang biasanya digunakan untuk keperluan sosial hilang saat diparkir di garasi rumah warga di Dusun Modro, Desa Soko.

Menurut Aby Amir, salah satu relawan, ambulans itu baru saja digunakan untuk membawa pasien sebelum kejadian tersebut.

“Sayangnya, kunci dan STNK tertinggal di dalam kendaraan. Kami segera melaporkan kejadian ini kepada pihak berwajib,” kata Aby, dilansir Minggu (28/9/2025).

Rekaman kamera pengawas menunjukkan bahwa ambulans dengan nomor polisi D 1501 ZM pernah melewati persimpangan empat di kawasan wisata Gunung Kemukus, sekitar pukul 03.05 WIB.

Beberapa jam setelahnya, kendaraan tersebut terlihat kembali di Desa Jono, Kecamatan Tanon, sekitar 18 kilometer dari tempat awalnya.

Pelaku diduga berupaya menyembunyikan identitas kendaraan dengan melepas stiker yang terpasang.

“Menurut data dari pihak kepolisian, stiker ambulans ditemukan sudah terlepas di Desa Jati, Kecamatan Sumberlawang,” lanjut Aby.

Mobil tersebut diketahui sering digunakan dalam berbagai kegiatan sosial, misalnya mengantarkan pasien dan jenazah.

Berdasarkan informasi sementara, pelaku membawa kabur mobil ambulans ke arah timur, melewati beberapa desa menuju wilayah Kabupaten Karanganyar.

Kondisi yang sepi pada pagi hari diduga dimanfaatkan oleh pelaku untuk menjalankan tindakannya.

Sampai saat ini, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan dan belum memberikan pernyataan resmi mengenai perkembangan kasus tersebut.

Kasus di Medan

Kejadian penyelundupan ambulans bukan yang pertama kali terjadi.

Enam orang ditangkap pada November 2024 di Medan, Sumatera Utara (Sumut) karena mencuri kendaraan ambulans yang dimiliki oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Nias Selatan.

Kepala Kepolisian Resor Nias Selatan, AKBP Ferry Mulyana Sunarya menyampaikan, bahwa para pelaku berpura-pura menjadi tukang las agar bisa menipu petugas.

“Dengan berpura-pura sebagai teknisi, mereka memanfaatkan kesalahan petugas untuk mencuri kendaraan ambulans,” kata Ferry pada Selasa (20/5/2025).

Setelah kejadian itu menjadi perbincangan di media sosial, mesin yang sebelumnya dibawa akhirnya dibuang ke semak-semak agar tidak meninggalkan bukti.

Petugas memverifikasi bahwa pencurian dilakukan dengan rencana matang.(*)