Diduga Edarkan Shabu,  Dan Ditemukan Sepucuk Softgun Seorang IRT Diciduk Resnarkoba Polres Kampar

oleh -626 views

Riau,( LK )  — Keseriusan SatResnarkoba Polres Kampar dalam memberantas peredaran narkotika patut diapresiasi, masih diawal tahun cukup banyak pelaku narkoba yang berhasil diciduk Satuan Narkoba Polres Kampar .

Kali ini seorang IRT (Ibu Rumah Tangga) inisial LW alias IN (34), diciduk Tim Opsnal Satresnarkoba Polres Kampar pada Senin siang (18/01/2021) dirumahnya yang berlokasi di Koto Bangun Desa Salo Kecamatan Salo Kabupaten Kampar Riau.

Bersama pelaku turut diamankan barang bukti empat paket kecil narkotika jenis shabu terbungkus plastik bening, dua buah bong, satu pucuk air softgun dan beberapa peralatan penggunaan shabu serta satu unit Hp merk Samsung yang digunakannya.

Pengungkapan kasus ini bermula pada Senin (18/01/2021) sekira pukul 14.30 Wib, Tim Opsnal SatResnarkoba Polres Kampar mendapat informasi bahwa sering terjadi transaksi narkotika jenis shabu di Dusun Koto Bangun Desa Salo.

Menindaklanjuti informasi tersebut Tim Opsnal SatResnarkoba Polres Kampar langsung mendatangi lokasi untuk melakukan penyelidikan, Tim berhasil mengamankan seorang wanita inisial LW alias IN dirumahnya.

Selanjutnya didampingi aparat desa setempat dilakukan penggeledahan, petugas menemukan empat paket narkotika jenis shabu terbungkus plastik bening pada lipatan lengan baju tersangka, dan sejumlah barang bukti lainnya terkait kasus ini. Tersangka dan barang bukti kemudian dibawa ke Polres Kampar untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

Kapolres Kampar AKBP Mohammad Kholid SIK melalui Kasatres Narkoba AKP Daren Maysar SH saat dikonfirmasi Media  membenarkan penangkapan pelaku narkoba ini, disampaikan bahwa dari hasil pengecekan urine tersangka hasilnya positif Methamphetamine.

Disampaikan juga oleh kasat bahwa tersangka dan barang bukti telah diamankan di Mapolres Kampar untuk menjalani proses hukum lebih lanjut, untuk tersangka dikenakan dengan pasal 114 (1) junto pasal 112 (1) UU nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika, dengan ancaman hukuman paling singkat selama 5 tahun penjara,” Jelasnya.**

 

 

Editor : Eman Melayu/ Humas

Loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *