Diduga Kebal Hukum,Ustad Kondang Dua Kali Mangkir Dipanggil Polisi

by -138 views

Riau,( LK ) — Penyelidikan Perkara ustad kondang Haryono atas dugaan penipuan dan penggelapan yang telah dilaporkan koraban RA dipolsek kota pekanbaru Riau pada bulan Maret 2020 belum juga terealisasi.

Dalam perkara tersebut sudah dipanggil sebagai saksi dua kali oleh penyidik Polsek kota pekanbaru ,namu cukup disayang kan sikap dari oknum ustad kondang tersebut tidak komperatif dalam hal panggilan diduga oknum ustad kebal hukum.

Perkara penipuan yang dilakukan oknum ustad keluarga korban ( RA ) sangat kecewa atas prilaku ustad Haryono,karena dua surat panggilan dari pihak kepolisian bagian unit Reskrim yang tidak dipatuhi oleh oknum ustad ini kuat dugaan kami ustad ini sudah tidak lagi menghargai Hukum negara republik indonesia.

Disampaikan juga oleh RA ( korban ) kami keluarga berharap pihak unit Reskrim cepat menangkap pelaku penipuan tersebut agar masyarakat bisa menilai bahwa pihak kepolisian serius dalam menangani perkara tersebut.imbuhnya.*

Selanjutnya awak media Saat konfirmasi kepada penasehat hukum RA Makhfuzat Zein SH.MH menyampaikan bahwa Polsek kota Pekanbaru harus konsisten dalam mengungkap kasus tersebut ,klu tidak kita sebagai kuasa hukum dr pelapor akan menyurati propam ,Polda Riau,Bareskrim dan irwasda karena kasus ini udh lama dilaporkan dari bulan tiga sampai saat ini belum juga terungkap atau tertangkap pelaku penipuan.

Penasehat hukum dari korban RA H.Makhfuzat Zein SH.MH menegaskan agar pihak penyidik agar secepatnya oknum tersebut di tangkap bila perlu di jemput paksa,Tegasnya .**

Ustad kondang Haryono yang diduga melakukan penipuan dan penggelapan terhadap RA yang dirugikan sampai 90 juta rupiah saat dikonfirmasi melalui WhatsApp pribadinya dengan No +62 813-1577-7xxx sampai saat ini tidak ada jawaban sampai berita ini kami terbitkan .

Kapolsek kota Pekanbaru AKP Stepy melalui Kanit Reskrim Polsek kota pekanbaru saat di jumpai beebrapa hari yang lalu menyampaikan kepada media lintaskriminal.co.id,kita sudah lakukan pemanggilan dua kali kepada oknum ustad tersebut tapi beliau tidak komperatif kita akan coba lakukan untuk menjemput oknum ustad tersebut.*

Liputan : Redaksi

Loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *