Dikira Hilang di Laut Aru, Penyelam Pulau Toba Ditemukan Selamat

by -54 Views

Laporan Jurnalis Lintaskriminal.co.id -, Maula M Pelu

AMBON, Lintaskriminal.co.id –Seorang penduduk bernama Aliando Pantolosan (35) yang sempat dilaporkan hilang di perairan Pulau Toba, Kabupaten Kepulauan Aru, akhirnya ditemukan dalam kondisi baik oleh tim SAR bersama nelayan setempat pada Sabtu (1/11/2025) sore.

Kepala Basarnas Ambon, Muhammad Arafah, dalam pernyataannya mengungkapkan bahwa kejadian tersebut dimulai pada Jumat, 31 Oktober 2025, pukul 16.00 WIT.

Saat korban Aliando menggunakan perahu panjang untuk membawa empat penyelam dari Dobo melalui perairan Pulau Toba dalam rangka melakukan aktivitas menyelam.

Pada hari Minggu 2 November 2025 pukul 07.00 WIT, keempat penyelam tersebut memulai kegiatan menyelam.

Sementara Aliando tetap waspada di atas speedboat untuk mengawasi dari permukaan.

Namun kondisi cuaca tiba-tiba memburuk, angin kencang beserta kabut tebal menyebabkan korban kehilangan arah saat mengemudikan speedboatnya.

Kira-kira pukul 13.00 WIT, empat penyelam berhasil naik ke permukaan dan dievakuasi oleh nelayan setempat ke Pulau Toba dalam kondisi aman.

Mengingat bahwa Aliando belum ditemukan, laporan segera disampaikan kepada pihak SAR guna dilakukan penyelidikan.

Melanjutkan laporan tersebut, pada pukul 16.40 WIT, Tim Rescue USS Kepulauan Aru diterjunkan dengan menggunakan RIB menuju lokasi yang ditentukan.

Kemudian pada pukul 17.57 WIT, tim SAR gabungan bersama nelayan Desa Gulilit menemukan korban di koordinat : 5°42’40.33″S – 134°12’32.49″E, dengan jarak sekitar 26,35 NM arah 219 ° ke Barat Daya dari lokasi awal kejadian.

Ketika ditemukan, Aliando dalam keadaan aman dan speedboat yang digunakan masih dalam kondisi layak beroperasi.

Kemudian korban bersama empat orang penyelam lainnya, yaitu Stevlimangot (44), Yusuf fordatkosu (39), Kevin lLwir (42), dan Tedi Tuatanasi (45) melanjutkan perjalanan kembali ke Dobo.

Personel yang terlibat dalam operasi SAR adalah, USS Kepulauan Aru (4 orang), BPBD (1 orang), Keluarga Korban (1 orang), serta masyarakat setempat (10 orang).

“Dengan ditemukannya korban, operasi pencarian dan pertolongan (SAR) diumumkan selesai dan ditutup. Seluruh komponen SAR kembali ke satuan masing-masing dengan ucapan terima kasih,” ujar Kepala Basarnas Ambon.  (*)