Dilaporkan TMP Sebagai Pemeran Utama, Kasus VCS Oknum Anggota Dewan Terus Bergulir

oleh -691 views
TMP laporkan Oknum Anggota DPRD Pelalawan Pemeran Utama VCS ke Mapolres Pelalawan
TMP laporkan Oknum Anggota DPRD Pelalawan Pemeran Utama VCS ke Mapolres Pelalawan

RIAU (LK) – Keresahan sejumlah aktivis yang tergabung dalam organisasi Tunas Muda Pelalawan (TMP) terkait kasus Video Call Seks (VCS) oknum Anggota DPRD Kabupaten Pelalawan akhirnya berujung dengan laporan di Markas Kepolisian Resort (Mapolres) Pelalawan pada Rabu (24/3).

Ketua Tunas Muda Pelalawan, Wan Andi Gunawan kepada Lintaskriminal.co.id mengatakan bahwa perbuatan yang bersangkutan dianggap sudah melanggar norma adat dan agama. Video tidak senonoh itu berbanding terbalik dengan status tokoh masyarakat dan wakil rakyat yang disandang oknum tersebut.

“Oknum Anggota DPRD Pelalawan itu kita laporkan terkait undang-undang pornografi. Dalam video itu yang bersangkutan merupakan pemeran utama, yang jelas kita menilai perbuatan tersebut sudah mencoreng dan merusak marwah Kabupaten Pelalawan,” ujar Wan Andi Gunawan usai menyerahkan laporan.

Sebelum melaporkan perbuatan yang tidak mencerminkan sifat dari seorang publik figur tersebut, dikatakan pria yang akrab dipanggil WAG itu mengatakan bahwa pekan kemarin pihaknya atau TMP sudah mendatangi kantor DPRD Pelalawan guna menanyakan perihal rekomendasi yang dikeluarkan Badan Kehormatan (BK).

Alhasil, TMP mendapati rekomendasi BK itu menyebutkan bahwa oknum anggota DPRD Pelalawan itu terbukti telah melanggar etika lembaga legislatif, sedangkan sanksi yang diberikan adalah teguran tertulis dan peringatan agar tidak mengulangi perbuatan tidak senonoh itu.

“Pada dasarnya, BK menyatakan bahwa oknum anggota dewan tersebut melanggar etika dan memberikan teguran tertulis agar tidak mengulangi lagi perbuatannya itu. Ini juga menjadi salah satu bukti untuk kita melapor pada pihak kepolisian,” bebernya.

Dengan diterimanya laporan TMP, WAG berharap pihak kepolisian dapat segera memulai penyidikan dan mempercepat prosesnya, karena tidak dapat dipungkiri bahwasanya video VCS oknum politikus Pelalawan itu sudah sangat-sangat meresahkan masyarakat.

“Tidak sedikit tokoh masyarakat yang menyatakan video VCS tersebut meresahkan. Kita berharap laporan itu diproses dengan cepat, karena kita khawatir masyarakat mengambil tindakan sendiri,” tegasnya.

Sementara itu, pantauan media ini, laporan TMP terkait pelanggaran undang-undang pornografi tersebut diterima Brigadir Nawang Wulan yang bertugas pada bagian pengaduan Polres Pelalawan.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, terkait kasus VCS itu, oknum anggota yang bersangkutan juga telah melapor ke Ditreskrimsus Polda Riau, hanya saja dalam laporan tersebut memposisikan dirinya sebagai korban atas pemerasan yang berujung tersebarnya video tidak senonoh itu ke media sosial.

Penulis : Yusman

Loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.