Door, Polisi Tembak Rekan Sendiri

oleh -49 views
Polisi Ditembak Rekan Sendiri (f/Ant)
Polisi Ditembak Rekan Sendiri (f/Ant)

LOMBOK (LK) – Seorang anggota polisi di Polres Lombok Timur akhirnya menghembuskan nafas terakhirnya setelah ditembak oleh rekannya sesama anggota polisi.

Penyidik Polda NTB terus mendalami motif penembakan oleh oknum anggota polisi yang bertugas di Polsek Wanasaba Lombok Timur, Bripka M Nasir terhadap Bripka Khairul Tamimi hingga meninggal dunia.

Informasi yang beredar, motif penembakan tersebut diduga karena faktor cemburu, korban diduga sering berkirim pesan dengan istri pelaku.

“Indikasi awal sudah nampak bahwa itu adalah cemburu terhadap korban. Karena korban ini sering melakukan chatting dengan istri pelaku,” ucap Kabid Humas Polda NTB, Kombes Pol Artanto.

“Ini sedang kita dalami dan kita buktikan. Dan ini menjadi salah satu alat bukti kita atau arah pembuktian kasus atau perkara ini,” sambungnya.

Untuk mendalami kasus ini pelaku juga akan menjalani tes kejiwaan. Sementara itu, korban penembakan telah dimakamkan secara militer di pemakaman umum Gontoran, Desa Gontor, Kecamatan Lingsar, Kabupaten Lombok Barat yang dipimpin langsung oleh Kapolres Lombok Timur

Sementara itu, Direktur Reserse Kriminal Umum (Direskrimum) Polda Nusa Tenggara Barat (NTB) Kombes Pol. Hari Brata menjelaskan, aksi penembakan tersebut terjadi di pintu gerbang rumah yang dihuni korban, yakni di kawasan BTN Griya Pesona Madani, Kabupaten Lombok Timur.

“Posisinya pas dia (korban) buka pintu gerbang, senjata itu kemudian ditodongkan (pelaku). Jadi di pintu gerbang itu (aksi penembakan), langsung,” ungkap Hari Brata di Mataram Rabu (27/10) seperti yang dikutip dari solopos.

Sebelum akhirnya menembak HT menggunakan senapan serbu perorangan SS-V2 Sabhara, pelaku dikatakan Hari, sempat menyampaikan sebuah kalimat yang berisi peringatan terhadap korban.

“Saat itu dia (pelaku) hanya menyampaikan, ‘kamu sudah sering saya ingatkan’, langsung (menembak korban),” ucap dia.

Saat ditembak, korban dalam posisi berhadapan dengan tersangka.

“Posisinya berhadapan, jadi jarak tembaknya sangat dekat, hanya 70 centimeter,” tambahnya.

Motif pelaku menembak korban hingga tewas diduga karena persoalan asmara. Pelaku diduga cemburu kepada korban yang diduga memiliki hubungan gelap dengan istrinya.

Penulis : Maxs
Editor : Yusman

Loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.