Dosen Perempuan di Jambi Tewas, Diduga Jadi Korban Pemerkosaan

by -49 Views

JAMBI, halopadang.id– Seorang dosen wanita ditemukan meninggal di atas tempat tidur kamar di Perumahan Al-Kausar, Dusun Sungai Mengkuang, Kecamatan Rimbo Tengah, Kabupaten Bungo, Provinsi Jambi, pada Sabtu (1/11/2025) pukul 13.00 WIB, diduga menjadi korban pemerkosaan.

Temuan sementara menunjukkan adanya sperma pada celana korban.

Kepala Kepolisian Resor Bungo, AKBP Natalena Eko Cahyono mengungkapkan bahwa dugaan pemerkosaan semakin kuat setelah dilakukan pemeriksaan medis.

“Diduga terjadi pemerkosaan, karena ditemukan sperma di celana korban,” ujar Natalena saat dikonfirmasi melalui pesan singkat, Minggu (2/11/2025).

Selain itu, di tubuh korban juga terdapat memar pada wajah, bahu, leher, serta luka di bagian kepala.

Temuan tersebut memperkuat kecurigaan akan adanya pembunuhan.

EY, inisial dari wanita tersebut, dikenal sebagai seorang dosen sekaligus Ketua Prodi S1 Keperawatan Institut Administrasi dan Kesehatan Setih Setio (IAKSS) Muaro Bungo.

Hingga kini, pihak kepolisian masih mengumpulkan bukti dari rekaman CCTV dan melakukan pengenalan terhadap tersangka pembunuhan.

Sebelumnya dilaporkan, EY ditemukan meninggal di rumahnya bersama kendaraan bermotornya yang juga hilang.

Hasil pemeriksaan lokasi kejadian perkara (TKP), korban ditemukan berbaring di atas tempat tidur dalam keadaan tertutup selimut.

Petugas kepolisian bersama masyarakat telah membawa jenazah ke Rumah Sakit Umum Daerah Hanafie Bungo untuk pemeriksaan lebih lanjut.

“Diduga terjadi pembunuhan karena barang milik korban seperti sepeda motor dan mobil tidak ditemukan di lokasi kejadian,” ujar Kapolres Bungo, AKBP Natalena Eko Cahyono saat dimintai konfirmasi, Minggu (2/11/2025).

Natalena mengatakan bahwa saat ini pihaknya masih dalam proses penyelidikan, termasuk mengumpulkan rekaman CCTV di radius 11 kilometer dari rumah korban.

“Kami sedang mengumpulkan rekaman CCTV di perumahan warga dalam radius 1 Km dan jalan yang kemungkinan dilalui kendaraan korban, namun hal ini masih kami selidiki lebih lanjut,” tambahnya.