Dua Siswa Kulon Progo Kehilangan Ponsel, Orangtua Kirim Pesan Spesial ke Pelaku via Facebook

by -95 Views

KULON PROGO, halopadang.id– Dua siswa kehilangan dua unit ponsel saat singgah di sebuah toko kelontong di depan RSUD Wates, Kapanewon Wates, Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta, pada Sabtu (5/10/2025) sore.

Keduanya mengadukan kejadian tersebut kepada pihak berwajib, Minggu (6/10/2025).

Kepala Humas Polres Kulon Progo, Iptu Sarjoko mengakui adanya laporan kehilangan tersebut dan menyatakan bahwa kasus ini sedang ditangani oleh aparat kepolisian.

“Benar, terdapat dua siswa yang kehilangan ponsel saat berhenti di warung. Saat ini kasusnya masih dalam penyelidikan,” ujar Sarjoko melalui pesan singkat, Senin (6/10/2025).

Kedua korban adalah teman dekat. APP (17) yang tinggal di Wates merupakan siswa sekolah menengah atas, sementara temannya FBS (15), berasal dari Wonosobo, masih duduk di bangku sekolah menengah pertama.

Mereka mengendarai sepeda motor dan berhenti di toko kelontong di seberang gedung RSUD. Dua remaja tersebut ingin membeli rokok di toko dekat pada pukul 19.30 WIB.

“FBS turun terlebih dahulu, diikuti oleh APP. Setelah membeli, mereka melanjutkan perjalanan kembali ke rumah APP,” kata Sarjoko.

Namun, ketika melewati wilayah Terbah, FBS ingin mengambil ponselnya yang tersimpan di laci dashboard sepeda motornya.

Pada saat itu, keduanya baru menyadari bahwa dua unit ponsel yang mereka bawa telah hilang, yaitu HP OPPO A3X berwarna merah dan HP Vivo Y03 berwarna hitam.

Petugas sedang melakukan penyelidikan setelah kedua korban melaporkan kehilangan ponsel mereka. Petugas juga meminta beberapa rekaman kamera pengawas di tempat kejadian untuk mengidentifikasi pelaku dalam kasus ini.

Orang Tua Tinggalkan Pesan untuk Pelaku

Di sisi lain, seorang orang tua korban juga menyampaikan kekhawatirannya. Ia menulis permohonan melalui salah satu akun komunitas media sosial setempat di Kulon Progo agar pelaku bersikap jujur dan mengembalikan ponsel anaknya.

Pada unggahannya, orangtua dari keluarga yang sederhana tersebut menyampaikan bahwa HP sangat diperlukan dalam kegiatan belajar anaknya di sekolah.

Di sisi lain, sejak unggahan orang tua korban, rekaman CCTV yang diduga menangkap tindakan pencurian ponsel mulai menyebar luas di media sosial.

Di dalam rekaman terlihat seseorang yang diduga sebagai pelaku memakai topi mendekati sepeda motor milik korban.

 

Perilaku mencurigakan dalam rekaman tersebut diduga merupakan tindakan pelaku mencuri ponsel.

Video itu kemudian menyebar luas di berbagai media dan memicu berbagai respons dari netizen. Banyak orang merasa prihatin dengan tindakan pencurian tersebut dan berharap pelaku segera ditemukan serta ditangani secara hukum.