Dugaan Proyek Fiktif Desa Kriung, Kades Bungkam

by -263 views

RIAU (LK) – Dugaan penyelewengan anggaran yang biasa disebut tidak pidana korupsi dana desa kembali mencuat di Kabupaten Pelalawan, kali ini terjadi di Desa Kriung, Kecamatan Bunut. Dimana terdapat beberapa proyek fiktif alias tidak dilaksanakan pada tahun 2019 silam.

Informasi yang diperoleh Lintaskriminal.co.id dari masyarakat tempatan yang ingin namanya dirahasiakan menyebutkan terdapat tiga proyek yang menggunakan dana desa yang tidak dilaksanakan, anggaran proyek yang diduga telah diselewengkan itu mencapai ratusan juta rupiah.

Adapun tiga proyek yang fiktif itu diantaranya pembangunan semenisasi sepanjang 168 meter dengan anggaran Rp 135 juta, proyek yang kedua juga pembangunan semenisasi sepanjang 280 meter dengan anggaran sebesar Rp 223 juta dan yang terakhir adalah pembukaan jalan produksi dengan panjang 2,9 KM yang memakan anggaran Rp 213 juta.

“Kami melihat aparat desa terlalu berani menyelewengkan anggaran sebesar itu, padahal proyeknya sama sekali tidak dilaksanakan,” ujar pria yang mengaku tidak senang dengan perbuatan kepala desa Kriung.

Dikatakannya, penyelewengan yang dilakukan aparat desa tersebut bisa berpengaruh pada masyarakat Desa Kriung, dimana anggaran itu harusnya bisa meningkatkan perekonomian, namun karena perbuatan tersebut, pembangunan bisa menjadi terhambat.

“Dalam kejadian ini, yang dirugikan itu masyarakat Desa Kriung, harusnya ada lowongan pekerjaan saat proyek itu berjalan, tapi karena fiktif dan tidak berjalan, tidak berpengaruh pada ekonomi masyarakat,” imbuhnya.

Terkait hal tersebut, pria berpendidikan strata satu itu berharap pihak penegak hukum agar bisa memprores dugaan penyelewengan dana desa itu. “Hal ini tidak boleh dibiarkan, harus segera ditindak, karena sudah merugikan khalayak ramai,” harapnya.

Sementara, Kepala Desa Kriung, Syafri, S.Pd ketika dikonfirmasi Lintaskriminal.co.id melalui pesan Whatsapp, yang bersangkutan bungkam alias sama sekali tidak memberikan tanggapan, namun pesan yang dikirim sudah dibaca.

Penulis : Yusman

Loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *