Eksekusi Lahan PSJ, Video Polisi dan Masyarakat Bentrok Beredar di Medsos

by -594 views

RIAU (LK) – Kericuhan kembali terjadi saat proses eksekusi lahan PT Peputra Supra Jaya (PSJ) yang dilakukan oleh Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Riau di Desa Pangkalan Gondai, Kecamatan Langgam, Kabupaten Pelalawan, Selasa (4/2). Bentrok antara masyarakat dan aparat keamanan ini terekam dalam video dan tersebar di beberapa group whatsapp.

Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) Pelalawan, AKBP Muhammad Hasyim Risahondua kepada Lintaskriminal.co.id mengatakan bentrok yang terjadi itu merupakan aksi spontan dari dilakukan masyarakat karena lahan plasma mereka akan dieksekusi.

Lebih lanjut Hasyim menyebutkan dalam aksi spontan yang dilakukan masyarakat tersebut sempat memakan korban diantara kedua pihak, dimana terdapat dua orang korban luka-luka dari aparat kepolisian dan satu orang luka-luka dari pihak masyarakat.

“Aksi spontan dari masyarakat menyebabkan dua orang anggota kita luka-luka, selain itu juga ada korban dari masyarakat satu orang,” ungkapnya melalui saluran telepon genggam.

Ditambahkan Hasyim, saat ini proses eksekusi dihentikan sementara untuk dicarikan jalan tengah, sementara untuk kondisi di lapangan sudah mulai kondusif dan tidak ada lagi bentrok. “Kondisi sudah kondusif, untuk sementara eksekusi dihentikan,” bebernya.

Sementara itu, dalam video yang beredar, saat terjadinya bentrok, pihak kepolisian sempat melepaskan tembakan gas air mata ke kelompok masyarakat, sedangkan dari pihak masyarakat terlihat membawa senjata berupa kayu dan besi untuk mengusir alat berat yang masuk ke lahan KKPA milik mereka.

Terakhir diketahui bahwa video dan photo bentrok antara pihak kepolisian dan masyarakat itu disebarkan oleh Humas PT PSJ, Yana di salah satu group whatsapp. Menurut Yana, masyarakat yang bentrok itu adalah pemilik lahan tersebut.

 

Penulis : Yusman

Loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *