Emosi Tengah Malam, Suami Habisi Istri, Jasad Ditemukan di Belakang Rumah

by -116 Views

Lintaskriminal.co.id –Peristiwa pembunuhan yang mengerikan terjadi di Desa Rompu-rompu, Kecamatan Poleang Utara, Kabupaten Bombana, Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra), pada hari Selasa tanggal 30 September 2025 sekitar pukul 02.00 dini hari.

Seorang suami dengan inisial S nekat membunuh istrinya yang memiliki inisial J.

Peristiwa dimulai ketika suami pulang ke rumah namun tidak menemukan makanan, yang akhirnya memicu perkelahian saat istri meminta suaminya untuk memasak air agar bisa membuat susu untuk anak mereka.

Kepala Satuan Reserse Kriminal atau Kasat Reskrim Polres Bombana, Iptu Yudha Febri Widanarko, mengatakan pembunuhan sadis ini dipicu cekcok rumah tangga.

“Berawal dari cekcok di rumah, karena ketika pelaku S pulang ke rumah tidak ada makanan,” ujarnya, Minggu (5/10/2025).

“Kemudian pada malam harinya, korban J meminta izin untuk keluar ke pasar tetapi tak diizinkan hingga cekcok berlanjut,” katanya menambahkan.

Lanjut Iptu Yudha Febri Widanarko, terjadi perdebatan kembali sekitar pukul 02.30 Wita.

Korban J meminta pelaku S untuk memasak air agar bisa membuatkan susu untuk anaknya.

Itulah puncak dari kemarahan S terhadap istrinya.

Air yang sebelumnya akan digunakan untuk membuat susu anaknya dialirkan kepada J.

Karena merasa takut dan sakit, J kemudian berlari ke belakang rumah untuk melindungi dirinya.

Melihat istrinya berlari ke belakang rumah, S langsung mengejar dengan menggunakan senjata tajam berupa parang.

J ditemukan di halaman belakang rumah yang ditumbuhi rumput gajah.

Kemudian J dipeluk dari belakang oleh S, kemudian ditusuk hingga meninggal dunia.

“S sempat menghilangkan barang bukti dengan menyembunyikan sandal korban dan parang yang digunakan di lokasi yang agak jauh dari tempat kejadian perkara (TKP) di mana korban ditemukan,” jelasnya.

Jarak lokasi kejadian ke Polres Bombana dapat ditempuh 54 menit dengan jarak 45 kilometer (km).

Sementara tersangka dengan inisial S, suami korban, ditangkap oleh Tim Gabungan Resmob Polda Sultra dan jajaran Polres Bombana, pada Sabtu (4/10/2025).

Kelabui warga

Peristiwa pembunuhan seorang ibu rumah tangga dengan inisial J (35) di Dusun Lemboea 1, Desa Rompurompu, Kecamatan Poleang Utara, Kabupaten Bombana, Sulawesi Tenggara, mengungkapkan fakta yang menyedihkan.

Diketahui bahwa pelaku tidak lain adalah suaminya sendiri, S (40).

Korban ditemukan pada Selasa (30/9/2025) dalam keadaan memprihatinkan di halaman belakang rumah, dengan tubuh penuh luka memar dan luka tusukan benda tajam.

Awalnya, penduduk sekitar mengira J menjadi korban tindakan kriminal dari seseorang yang tidak dikenal.

Namun, kecurigaan dari penyidik justru tertuju pada orang yang dekat dengan korban.

Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Bombana, Iptu Yudha Febri Widanarko, mengungkapkan bahwa penyelidikan awal menunjukkan bahwa motif pelaku terkait dengan perselisihan dalam rumah tangga.

Kondisi emosional sering kali menjadi dasar dari kasus kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) yang berakhir dengan akibat yang memilukan.

Pemeriksaan awal oleh polisi juga mengindikasikan adanya rasa iri dan masalah finansial sebagai penyebabnya.

Ironisnya, setelah membunuh istrinya, pelaku justru berpura-pura menemukan tubuh korban.

S bahkan memimpin warga agar percaya bahwa kematian J disebabkan oleh serangan dari pihak luar.

“Pelaku berusaha menipu petugas dengan memperagakan penemuan jasad istrinya,” tambah Iptu Yudha.

Namun, ketidaksesuaian di tempat kejadian serta keterangan saksi akhirnya memperkuat dugaan keterlibatan S.

Polisi langsung menahan tersangka di Desa Rompurompu pada Sabtu (4/10/2025), beberapa hari setelah kejadian memilukan tersebut.

Ia akan dikenakan pasal ganda terkait pembunuhan yang direncanakan serta pasal kekerasan dalam rumah tangga yang menyebabkan kematian.

Artikel ini telah diterbitkan di Tribun Timur.

(*/ Lintaskriminal.co.id -)

Baca berita lain dari TRIBUN MEDAN di Google News

Ikuti pula informasi lainnya di Facebook, Instagram, Twitter, dan WA Channel

Berita terkini lainnya di Tribun Medan