Hasil Visum Pasutri Gantung Diri, Ada Luka Robek di Leher

by -231 views
Ilustrasi Gantung Diri
Ilustrasi Gantung Diri

SUMUT (LK) – Penemuan dua sosok mayat suami istri di Jembatan Sei Kalundang, Dusun Aek Nauli, Desa Kampung Padang, Pangkatan, Labuhanbatu, Sumatera Utara, Sabtu (2/11) pukul 06.40 WIB yang sebelumnya diduga bunuh diri ternyata korban pembunuhan.

Berdasarkan hasil visum terhadap jasad kedua warga Dusun Tasik Dua Desa Pasir Tuntung Kecamatan Kota Pinang Kabupaten Labuhanbatu Selatan Sumatera Utara, itu ditemukan luka robek di leher kedua korban.

Terlebih lagi, pada jasad kedua korban tak ditemui tanda-tanda kematian karena bunuh diri dengan cara gantung diri.

“Terdapat luka robek di leher sepanjang 4×15 cm. Kemungkinan karena benda tajam. Bisa karena pisau, parang. Kematiannya karena dibunuh. Kalau karena bunuh diri itu kemungkinan kecil,” ujar dokter usai melakukan visum.

Informasi dihimpun, kedua korban merupakan pekerja pada perkebunan kelapa sawit milik Roma Panjaitan. Pasutri ini masih belum lama bekerja di perkebunan itu.

“Masih jalan dua bulan mereka di sana,” kata salah seorang warga setempat, Syamsul Saragih ketika ditemui di komplek instalasi jenazah RSUD Rantauprapat.

Menurut dia, sejak awal ditemui sejumlah kejanggalan pada tubuh kedua korban. Sebab, ketika dievakuasi dari jembatan jasad korban bahagian leher mengeluarkan darah.

“Sewaktu diangkat keluar darah. Jarang karena gantung diri berdarah,” ujarnya seraya mengaku pernah mengetahui ciri-ciri jasad korban bunuh diri itu juga menjulurkan lidah.

Sementara itu, Kepala Satuan Reserse Kriminal (Kasat Reskrim) Polsek Bilah Hilir Ipda Sahat Lumbangaol mengatakan hingga saat ini pihaknya masih melakukan penyelidikan atas temuan dua sosok mayat tersebut.

“Saksi-saksi sudah kita mintai keterangan, penemuan mayat ini masih kita dalami,” pungkasnya.

 

 

Sumber : JPNN.com

Loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *