HR Pelaku Penganiayaan Diringkus Unit Reskrim Polsek Tapung Diperkebunan Sawit

oleh -299 views

Riau,( LK ) —- Unit Reskrim Polsek Tapung Ringkus seorang yang diduga pelaku penganiayaan pada Rabu siang 27/01/2021 yang terjadi di perkebunan sawit warga di wilayah Desa Sungai Agung Kecamatan Tapung pada (5/6/2020) lalu. Pelakunya HR (28) warga Desa Petapahan Jaya Kecamatan Tapung kabupaten Kampar propinsi Riau.

Penangkapan HR ini atas laporan korbannya Pranata Putra Nasution warga Desa Kasikan Kecamatan Tapung Hulu, atas Laporan Polisi Nomor : LP / 103/ VI / 2020/ Riau / Res. Kampar / Sek Tapung, tanggal 9 Juni 2020.

Peristiwa ini bermula Jumat (5/6/2020) sekira pukul 18.00 wib, saat pelapor sedang berada dirumahnya dan tiba-tiba datang HR (pelaku) yang langsung masuk rumah tanpa seijin pelapor, dan ketika istri pelapor marah terhadap HR.

HR yang dimarahi istri pelapor tidak terima dan menantang pelapor untuk berkelahi, karena ditantang pelapor,Korban memberi pesan lewat temannya agar disampaikan kepada pelaku untuk bertemu diareal perkebunan sawit masyarakat.

Kemudian sesuai perjanjian mereka bertemu diareal perkebunan sawit dan terjadilah perkelahian, setelah perkelahian, pelapor langsung pulang kerumah dalam keadaan terluka akibat pecahan botol yang digunakan pelaku,tidak terima perlakuan pelaku korban kemudian melaporkan kejadian ini ke Polsek Tapung untuk pengusutan.

Menindaklanjuti laporan tersebut Kapolsek Tapung Kompol Sumarno lengsung menerjunkan team Unit Reskrim Polsek untuk melakukan penyelidikan atas kasus tersebut, petugas kemudian memintakan visum terhadap korban, lalu mengumpulkan keterangan dari saksi-saksi serta barang bukti di TKP, antara lain pecahan kaca botol yang digunakan pelaku untuk memukul korban.

Selanjutnya pada Rabu (27/1/2021) sekira pukul 12.00 Wib, HR datang ke Polsek Tapung didampingi kerabatnya Rendi, untuk melakukan klarifikasi terhadap perkara yang dilaporkan korbannya sdr. Pranata Putra Nasution.

Anggota Unit Reskrim Polsek Tapung kemudian langsung melakukan proses Berita Acara Pemeriksaan terhadap tersangka HR.

Dari hasil pemeriksaan itu, HR mengakui kepada tim penyidik telah melakukan pemukulan terhadap korban menggunakan botol minuman berbahan kaca hingga pecah, selanjutnya pelaku langsung dilakukan penangkapan oleh penyidik Polsek Tapung.

Kapolres Kampar AKBP Mohammad kholid Sik SH Melalui Kapolsek Tapung Kompol Sumarno yang didampingi Kanit Reskrim AKP Marupa Sibarani MH saat dikonfirmasi Media membenarkan penangkapan tersangka kasus penganiyaan, disampaikan bahwa tersangka HR kini telah diamankan di Polsek Tapung untuk menjalani proses hukum lebih lanjut, jelasnya.

Disisi lain Kanit Reskrim AKP Marupa Sibarani SH MH saat di konfirmasi melalui WhatsApp pribadinya menyampaikan kepada media lintaskriminal.co.id bahwa benar pelaku datang sendiri untuk klarifikasi atas kasus dugaan penganiayaan HR dan mengakui perbuatannya.untuk HR kita kenakan pasal 351 kitab Undang hukum pidana dengan ancaman lima tahun penjara,Tegasnya.**

Editor : Eman Melayu

Loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *