Identitas 3 Polisi Mabuk yang Tabrak Pejalan Kaki di Medan, Korban Kritis

by -65 Views

Ringkasan Berita:

1. Wanita bernama Elida Delviana menjadi korban tak bersalah akibat kelalaian tersebut.

 

2. Tiga petugas polisi yang mengemudikan kendaraan tersebut, setelah diperiksa, ternyata sedang dalam keadaan mabuk akibat minum minuman beralkohol.

 

3. Meskipun memiliki kritik, Elida Delviana masih beruntung karena hidupnya berhasil diselamatkan.

Lintaskriminal.co.id –Kecelakaan maut terjadi di Kota Medan pada hari Minggu (26/10/2025) yang lalu.

Peristiwa itu menjadi perbincangan hangat, khususnya terjadi di Jalan Merak Jingga, Kota Medan.

Korban pada saat itu adalah seorang perempuan.

Sementara pengemudi mobil tersebut adalah seorang polisi, dan di dalamnya juga terdapat dua polisi lainnya.

Namun untungnya, korban perempuan yang tertabrak berhasil diselamatkan.

Petugas kepolisian merupakan lembaga yang mewakili kekuasaan pemerintah sipil.

Petugas kepolisian bertanggung jawab atas menjaga ketertiban dan keamanan pemerintah serta masyarakat, menegakkan hukum, serta menghindari praktik korupsi, melakukan pemeriksaan, dan menyelidiki tindakan kriminal baik pidana maupun perdata.

Fungsi ini dikenal sebagai Kepolisian, tugas polisi meliputi berbagai aktivitas pemberian izin, pengawalan, serta pengaturan.

Polri adalah lembaga negara yang bertugas sebagai penegak hukum di bidang Kepolisian Negara.

Di dalam tugasnya, ia mengumpulkan informasi melalui keterangan dari berbagai sumber, baik keterangan saksi maupun keterangan ahli.

Tugas polisi dalam masyarakat adalah menjaga ketertiban dan keamanan dengan menegakkan hukum terhadap pelaku tindakan melanggar hukum (seperti perjudian, pencurian, narkoba, perzinaan, separatis, terorisme, pelanggaran lalu lintas, dan lainnya).

Terkadang lembaga ini bersifat militer (Polisi Militer, dan Carabinieri) serta semi-militer (POLRI, SWAT, GIGN, dan Gendarmeri).

Kejadian menakutkan di mana polisi menabrak seorang perempuan pejalan kaki terjadi.

Peristiwa tersebut berlangsung tepatnya di sekitar tempat hiburan malam Golden Tiger yang terletak di Jalan Merak Jingga, Kota Medan, pada hari Minggu (26/10/2025) kemarin.

Tiga anggota polisi menabrak seorang perempuan yang sedang berjalan kaki.

Tiga petugas polisi yang sedang mengemudikan kendaraan tersebut, setelah diperiksa ternyata sedang dalam pengaruh minuman beralkohol.

Mobil yang dikemudikan oleh seorang polisi dengan pangkat bripda tersebut melenceng dan kehilangan kendali.

Perempuan bernama Elida Delviana menjadi korban yang tidak bersalah akibat kelalaian tersebut.

Meski memiliki kritik, Elida Delviana masih beruntung karena hidupnya berhasil diselamatkan.

Kepala Kepolisian Daerah Sumatera Utara, Irjen Pol Whisnu Hermawan, memberikan pernyataan mengenai kejadian tersebut.

Ia memastikan tiga anggota Polda Sumut yaitu Bripda VPA, ST, dan BI menerima hukuman yang keras.

“Kami tidak akan memberikan sanksi tegas kepada anggota kami yang melanggar, baik aturan etik maupun hukumnya,” kata Whisnu setelah mengunjungi korban di Rumah Sakit Columbia Asia Kota Medan, Jumat (31/10/2025), melalui pernyataan tertulisnya.

Menurut Whisnu, saat ini tiga anggotanya ditempatkan di lokasi khusus (patsus) selama proses hukum dan etik sedang berlangsung.

Whisnu mengakui khawatir terhadap luka yang dialami korban.

Namun, kini kondisi Elida mulai membaik.

“Kondisinya mulai membaik dan saat ini sedang ditangani dengan baik oleh tenaga medis, kita berdoa agar segera pulih,” katanya, dilaporkan dari halopadang.id.

Kasubdit Paminal Bid Propam Polda Sumut, Kompol Chandra menyampaikan, sebelum kejadian, ketiga anggota polisi tersebut sempat mengonsumsi minuman beralkohol di lokasi hiburan malam tersebut.

Kemudian sekitar pukul 04.00 WIB, ketiga anggota meninggalkan tempat tersebut menggunakan mobil Brio dengan plat nomor B 2706 TL, di mana Bripda VP bertugas sebagai pengemudi.

Saat sedang berjalan menuju Jalan Perintis Kemerdekaan, kendaraan yang mereka tumpangi menabrak Elida yang berada di dekat Tiger Club, lalu akhirnya membentur trotoar.

“Yang jelas, yang bersangkutan telah mengonsumsi minuman beralkohol. Jika ingin dipastikan apakah dia mabuk atau tidak, dia masih dalam pengaruh alkohol,” kata Chandra saat diwawancarai di Kantor Satlantas Polrestabes Medan, Kamis (30/10/2025).

Nasib Tiga Polisi

Elida segera dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Medan dan selanjutnya dirujuk ke Rumah Sakit Columbia Asia.

Situasi tiga anggota Polda Sumatera Utara (Sumut) yang terlibat dalam kecelakaan yang menyebabkan seorang perempuan pejalan kaki mengalami luka parah di Kota Medan, kini memasuki tahap baru.

Ketiga anggota Polda Sumut tersebut telah mengikuti prosedur hukum internal.

Tiga anggota Polda Sumut harus menerima sanksi disiplin berupa penempatan khusus (patsus).

“Terhadap tiga orang yang terlibat dalam kecelakaan telah dilakukan proses di Bid Propam,” ujar Chandra saat diwawancarai di Kantor Satlantas Polrestabes Medan, Kamis (30/10/2025).

“Yang mana hari ini dari tiga orang tersebut kita masukkan ke dalam pasien,” tambahnya.

Chandra menceritakan, ketiganya tidak hanya diperiksa mengenai kasus kecelakaan, tetapi juga tentang kehadiran mereka di tempat hiburan malam sebelum kejadian.

“Kami menangani dia tidak hanya karena kecelakaannya, tetapi juga terkait tindakan sebelumnya,” katanya. (TribunNewsmaker/TribunJatim)

Artikel ini sudah tayang diTribunNewsmaker.com 

Ikuti Saluran WhatsApp Tribun Manado, Threads Tribun Manado dan Google NewsTribun Manado untuk informasi terkini mengenai berita terpopuler lainnya.