Ini Cara Menkopolhukam Tangani Permasalahan di Tanah Papua

by -188 views
Menkopolhukam, Mahfud MD (Photo/int)
Menkopolhukam, Mahfud MD (Photo/int)

JAKARTA (LK) – Konflik yang terjadi di tanah Papua merupakan Pekerjaan Rumah (PR) bagi Pemerintah Pusat guna mempertahankan keutuhan negeri ini dalam Kebhinekaan.

Menanggapi hal itu, Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menkopolhukam), Mahfud MD menegaskan akan melakukan pendekatan kultural dan kemanusiaan.

Menurutnya, upaya yang akan dilakukan kedepannya itu lebih difokuskan dalam bentuk penanganan pada permasalahan di yang terjadi di tanah Papua tanpa menghilangkan pendekatan aspek lain.

“Pendekatan yang dilakukan tentu saja tetap komprehensif,” terang Mahfud MD di Kantor Kemenko Polhukam, Jakarta, pekan lalu.

Pendekatan keamanan dan penegakan hukum, kata dia, dilakukan untuk menangani kelompok kriminal bersenjata (KKB). Akan tetapi, akan berbeda pendekatan jika menghadapi gerakan separatis.

Dibalik penanganan terhadap KKB dan kelompok separatis, menurut Mahfud, di tanah Papua juga ada masyarakat biasa tidak mengetahui apa-apa dan juga harus diberikan perhatian.

“Di tanah Papua juga lebih banyak rakyat biasa yang tidak tahu apa-apa. Dan itu juga harus dilakukan pendekatan dengan pola yang berbeda-beda lagi,” jelasnya.

Menurut Mahfud, pendekatan kultural dan kemanusiaan harus tetap menjadi fokus utama tanpa menghilangkan pendekatan hukum dan keamanan.

“Pendekatan militer kalau diperlukan. Misalnya, ada separatis,” kata mantan Ketua Mahkamah Konstitusi itu.

Selama ini, kata dia, berbagai kementerian dan instansi terkait juga sudah melakukan pemetaan, seperti Polri, Kementerian Dalam Negeri, Kementerian Pertahanan, dan TNI.

Terakhir, dalam menangani konflik di Papua, Mahfud menegaskan harus mengikutsertakan kementerian terkait yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat disana,

“Nanti seluruh jajaran kementerian dan instansi terkait akan kita ajak untuk melakukan pemetaan dalam menangai persoalan, tentunya hasilnya akan lebih komprehensif,” pungkasnya.

 

Sumber : Tempo.co

Loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *