Jangan Sampai Tertipu!! Ganti Topeng jadi LBC, LTC Terus Makan Korban

oleh -1.012 views
Lukman Hakim, Owner LTC. (Foto : Int)
Lukman Hakim, Owner LTC. (Foto : Int)

RIAU (LK) – Ratusan member Lucky Trade Community (LTC) di Provinsi Riau dan Sumatera Utara (Sumut) merasa tertipu dengan program investasi yang berpusat di Nusa Tenggara Barat (NTB) itu.

Menurut sejumlah member (konsumen), mereka tergiur dan menanamkan investasi dalam komunitas tersebut karena adanya tawaran penghasilan harian kepada para anggota dengan cara bagi hasil dengan kontrak 300 persen dari nilai investasi yang mereka tanamkan.

Ros (42), salah seorang korban LTC yang baru dua bulan bergabung dan menanamkan investasinya itu merasa kecewa, bahkan terpaksa menelan air ludah karena harus kehilangan duit.

“Jangankan untung yang katanya mencapai 300 persen, modal yang kita investasikan sama LTC itu saja tidak kembali,” ungkap perempuan asal Medan tersebut.

Hal senada juga diungkapkan Ana (38) yang merasa tertipu dan mengaggap kalau investasi di LTC sebagai skema investasi bodong dan telah membuat rugi ratusan bahkan mungkin ribuan anggota yang sudah bergabung di Pulau Sumatera.

Dikatakan Ana, permainan LTC mulai mencurigakan ketika pengelola meminta seluruh member pindah pada produk baru yang dinamakan dengan Lucky Best Coin (LBC), bagi member LTC yang tidak mau pindah produk, maka secara tidak langsung investasi mereka hangus tak berbekas.

“Kita mulai curiga nih, katanya mau tutup dan bagi yang tidak mau mendukung pindah produk ke LBC, secara tidak langsung tidak bisa mencairkan persentase bagi hasil kedepannya,” keluh Ana.

Lebih parahnya lagi, Ana menyebutkan ada juga member yang tertipu lebih banyak lagi saat pindah produk ke LBC, sebab mereka tetap tidak bisa mencairkan keuntungan dari nilai coin kerjasama dengan LBC.

“Kemarin ada yang mengeluh kalau coin LBC tidak ada harganya di pasaran internasional, kan kasihan bagi member yang sebelumnya dipaksa nambah jumlah investasi mereka,” tandas Ana.

Kemudian, karena merasa tertipu dengan janji manis sejumlah owner LTC maupun LBC, akhirnya Ana searching di internet tentang kedua produk money game itu, dari situ baru ia sadar bahwa selama ini telah dipermainkan dan ditipu.

Karena tidak puas dengan keterangan yang didapat dari internet, Ana mengaku sudah mencoba untuk menghubungi owner yang selama ini berkomunikasi dengannya, namun hingga saat ini tidak ada kejelasan.

Selanjutnya, karena tidak puas dengan perlakuan owner tersebut, Ana bersama beberapa member lainnya dalam waktu dekat akan melaporkan praktek penipuan tersebut ke pihak kepolisian.

“Kita benar-benar sudah merasa ditipu, kedepan kita bakal ngumpul dulu dengan beberapa member, setelah itu baru kita bawa ke jalur hukum untuk melaporkan para owner itu,” ujar Ana tampak geram.

Sebagai informasi, Satgas Waspada Investasi (SWI) Provinsi NTB mengumumkan investasi ilegal berbasis cryptocurrency bernama LTC bubar. Investasi yang terindikasi abal-abal itu sempat mendapat perhatian serius dari tim SWI NTB.

Awal tahun 2021 lalu, Lukman Hakim selaku pendiri LTC bersama pengurus lainnya telah dipanggil oleh Reskrimsus Polda NTB untuk dimintai keterangan atas laporan anggota yang merasa tertipu dengan aktivitas money game itu.

Dikutip dari SuaraNTB.com, berdasarkan klarifikasi Polda NTB dan pengakuan yang bersangkutan, ditambah lagi dengan rilis yang disampaikan SWI NTB pada Selasa, 2 Februari 2021, LTC belum mendapat izin beroperasi dari instansi yang berwenang.

Sementara Lukman Hakim menyatakan bahwa LTC telah bubar, sedangkan investasi yang sudah berjalan akan menjadi tanggung jawabnya selaku pengelola LTC.

Namun hal itu tetap disayangkan oleh seluruh member yang terlanjur menanamkan investasi, pasalnya tindakan yang diambil owner tidak memberikan solusi, melainkan hanya berganti topeng dari LTC menjadi LBC.

“Mereka hanya ganti topeng, tidak ada solusi yang ditawarkan, karena modal yang sudah kita tanamkan tidak juga dikembalikan. Jalur hukum merupakan jalan keluar yang baik agar para owner bisa mempertanggungjawabkan perbuatan mereka,” tutup Ana.

 

Panulis : Young
Editor : Yusman

Loading...

One thought on “Jangan Sampai Tertipu!! Ganti Topeng jadi LBC, LTC Terus Makan Korban

  1. Berdasarkan pengalaman kami yang sudah masuk sebagai anggota kami tidak mengalami seperti yang diberitakan itu,waktu ltc ditutup modal kami dikembalikan sebesar 125% tidak seperti yang terjadi di Sumatera, itu adalah permainan Lider yang ada di situ.pak Lukman adalah orang yang mulia hatinya kami rasakan disini di NTT.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *