JATIM TERPOPULER: Pembunuh Keluarga Tewas, Pencuri Terjebak Got di Surabaya

by -216 Views

Lintaskriminal.co.id –– Kumpulan berita mengenai kejadian yang terjadi di Jawa Timur (Jatim) tercakup dalam berita paling diminati Jatim, Senin 29 September 2025.

Berita pertama, kasus pembunuhan satu keluarga di Desa Temon, Kecamatan Arjosari, Kabupaten Pacitan, Jawa Timur tidak dilanjutkan. Pelaku meninggal dunia.

Berikut adalah beberapa variasi dari kalimat tersebut: 1. Berita Pengadilan Agama (PA) Kelas IA Ponorogo mengungkap tren perempuan yang lebih suka menjadi janda. 2. Pengadilan Agama (PA) Kelas IA Ponorogo mengungkap adanya kecenderungan perempuan yang senang menjadi janda. 3. Tren perempuan yang menyukai status janda terungkap dari berita Pengadilan Agama (PA) Kelas IA Ponorogo. 4. Pengadilan Agama (PA) Kelas IA Ponorogo membuka fakta tentang meningkatnya jumlah perempuan yang memilih menjadi janda. 5. Informasi dari Pengadilan Agama (PA) Kelas IA Ponorogo menunjukkan tren perempuan yang lebih nyaman dalam status janda.

Terdapat pula berita mengenai seorang tersangka pencuri yang bersembunyi dengan menyelunduk ke dalam parit hingga seluruh tubuhnya berwarna hitam pekat, ditangkap oleh petugas polisi dan warga di tengah permukiman kota Surabaya, Jawa Timur, pada Jumat (26/9/2025).

Berikut ini berita paling diminati Jatim hari ini, Senin (29/9/2025) di Lintaskriminal.co.id -.

1. Kasus Pembunuhan Satu Keluarga di Pacitan Dihentikan Karena Hukum, Pelaku Meninggal Diduga Bunuh Diri

Peristiwa pembunuhan beramai-ramai di Desa Temon, Kecamatan Arjosari, Kabupaten Pacitan, Jawa Timur tidak dilanjutkan.

“Batal berdasarkan hukum sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku,” kata Kapolres Pacitan, AKBP Ayub Diponegoro Azhar, pada hari Minggu (28/9/2025) siang.

Hal tersebut terjadi karena Wawan, pelaku pembunuhan, ditemukan meninggal di Hutan Temon, Desa Temon, Kecamatan Arjosari, Kabupaten Pacitan, Jawa Timur beberapa waktu lalu.

“Temukan sekitar 1 kilometer dari lokasi pembacokan (pembantaian),” kata mantan Kepala Satuan Reskrim Polres Gresik kepada Lintaskriminal.co.id.

Ia menjelaskan bahwa hasil otopsi menunjukkan bahwa jenazah tersebut adalah Wawan. Ciri-ciri pakaian, serta adanya tahi lalat dan lainnya mengarah pada identitas Wawan.

“Kami juga membawa anak pelaku. Ciri khasnya ada tahi lalat di wajah. Hasil otopsi dari pihak RSUD (Rumah Sakit Umum Daerah) dr Darsono adalah Wawan,” katanya.

Ternyata Wawan diketahui mengakhiri hidupnya sendiri. Terlihat dari bekas luka potongan di tangannya.

Ditanyakan mengenai proses hukum terkait kasus pembunuhan satu keluarga? AKBP Ayub menyatakan bahwa berdasarkan pasal 77 KUHP, kasus tidak dapat dilanjutkan.

Baca selengkapnya

2. Pengadilan Agama Ponorogo Mengungkap Tren Perempuan yang ‘Senang’ Menjadi Janda, Catat 1.087 Kasus Perceraian

Pengadilan Agama (PA) Tingkat IA Ponorogo mencatat sebanyak 1.087 perkara perceraian yang telah diputuskan oleh majelis hakim dari total 1.311 perkara yang diterima.

Ratusan kasus perceraian terjadi sepanjang bulan Januari 2025 hingga Agustus 2025.

Dari 1.087 kasus yang diputus, sebanyak 60 persen adalah perceraian yang diajukan oleh pihak istri.

“Selain itu, yang diajukan oleh suami atau dikenal sebagai cerai talak. Data tersebut terdiri dari 844 kasus cerai gugat dan 243 kasus cerai talak,” ujar Humas sekaligus Hakim PA Kelas IA Ponorogo, Maftuh Basuni, pada Minggu (28/9/2025),

Bahkan, jelas terlihat bahwa yang menyebabkan rasa prihatin adalah tren “lebih baik menjanda”. Di Pengadilan Agama Ponorogo, fenomena ini memang nyata terjadi.

“Ada janda muda yang sering kali setelah mendapatkan akta perceraian ingin berfoto di sini (depan kantor PA.red) sambil memperlihatkan dokumennya. Memang sedang tren seperti itu,” katanya.

Ribuan permohonan yang diajukan dan ditolak memiliki berbagai alasan. Bagi yang menggugat suami, salah satu alasannya adalah perselisihan yang terus-menerus terjadi.

Konflik itulah yang membuat rumah tangga mereka dibawa ke pengadilan. Namun, setelah diteliti lebih lanjut, ternyata ada alasan utama yang menjadi dasar.

Baca selengkapnya

3. Video Pencuri Terjebak Saat Dikejar Warga Surabaya, Ini Peristiwa yang Terjadi

Video viral karya warga yang merekam saat seseorang diduga pencuri bersembunyi dengan menyelam ke dalam parit hingga seluruh tubuhnya berwarna hitam pekat, ditangkap oleh petugas kepolisian dan masyarakat di tengah permukiman Kota Surabaya, Jawa Timur, pada Jumat (26/9/2025).

Berdasarkan video berdurasi 16 detik yang diunggah oleh akun Instagram (IG) @surabayakabarmetro, terlihat tersangka pencuri menyembunyikan dirinya di parit permukiman warga yang dangkal dan penuh dengan lumpur hitam pekat.

Selama berada di lokasi tersebut, terlihat momen seorang pria; laki-laki tua yang mengenakan sarung sedang mengayunkan pukulan dengan menggunakan tongkat kayu panjang yang tepat mengenai punggung tersangka pelaku.

Di belakang pria yang sedang marah itu, juga terlihat dua petugas kepolisian yang siap untuk meminta tersangka pencuri segera meninggalkan parit.

Kemudian, Lintaskriminal.co.id -mendapatkan video amator lain yang berdurasi 18 detik yang merekam momen lain.

Yaitu ketika beberapa petugas polisi berpakaian sipil berusaha menghilangkan kotoran lumpur yang menempel di tubuh tersangka pelaku sebelum dibawa ke markas polisi untuk diinterogasi.

Baca selengkapnya

—

Berita Jatim dan Berita Viral lainnya

Informasi lengkap dan menarik lainnya di GoogleNews Lintaskriminal.co.id –