Kecelakaan Maut: 3 Orang Tewas dalam Kecelakaan Rombongan Peziarah

by -66 Views

Ringkasan Berita:

  • Kecelakaan mematikan di kawasan Sumedang Jawa Barat
  • Tiga orang meninggal sebagai akibat dari kejadian ini.
  • Kecelakaan yang melibatkan sekelompok rombongan peziarah menggunakan kendaraan mobil

Lintaskriminal.co.id –– Terjadi kecelakaan mematikan di Kabupaten Sumedang, Jawa Barat (Jabar) pada Sabtu (1/11/2025) malam.

Persisnya kecelakaan terjadi di daerah yang curam, Tanjakan Cae, Desa Cilangkap, Kecamatan Wado.

Insiden mematikan tersebut melibatkan sebuah mobil yang membawa rombongan peziarah mengalami kecelakaan tunggal hingga terguling.

Kejadian tragis itu menyebabkan tiga orang meninggal dunia.

Bencana tersebut tidak hanya menewaskan banyak orang, tetapi juga menyebabkan 17 penumpang lainnya mengalami cedera.

Data yang dikumpulkan oleh Satuan Lalu Lintas Polres Sumedang Jawa Barat menunjukkan identitas para korban yang meninggal dan terluka akibat kecelakaan tersebut.

Tiga korban meninggal:

1. Mulya (56), penduduk Dusun Dukuh Asih RT 01/05, Desa Sukawera, Kecamatan Ligung, Kabupaten Majalengka

2. Tasa (55), penduduk Dusun Dukuh Asih RT 01/05, Desa Sukawera, Kecamatan Ligung, Kabupaten Majalengka

3. Juga Esih, penduduk Jatitengah Blok Rebo RT 02/04, Desa Jatitengah, Kecamatan Jatitujuh, Majalengka.

Para korban yang mengalami cedera sebanyak 17 orang:

Nursiti

Eti

Nurhayati

Dede Hadijah

Ikhsan

Samsudin

Nana Sustisna

Dedeng

Sanari

Nurhayati

Warsoni

Nawi

Ade

Rokib

Wawan Gunawan

Sarti

Durahman

Olah TKP Polisi

Kasat Lantas Polres Sumedang, AKP Dini Kulsum Mardiani, menyampaikan bahwa pihaknya telah melakukan penyelidikan di lokasi kejadian dan mengambil keterangan dari beberapa saksi yang berada di tempat tersebut.

Berdasarkan hasil penyelidikan awal, kecelakaan tunggal terjadi ketika mobil elf dengan plat nomor E 7566 KC yang mengangkut rombongan peziarah melaju dari Tasikmalaya menuju Majalengka dengan kecepatan tinggi.

Dari 20 penumpang yang ada di dalam kendaraan, tiga orang meninggal, sedangkan 17 lainnya mengalami cedera.

“Seluruh korban telah dibawa ke RSUD Umar Wirahadikusumah,” ujarnya.

Mobil elf yang dinaiki para peziarah diketahui berasal dari Jatitengah Blok Rebo RT 02/04, Desa Jatitengah, Kecamatan Jatitujuh, Kabupaten Majalengka.

Mereka baru saja kembali dari kegiatan ziarah di Pamijahan, Tasikmalaya, sebelum kejadian maut terjadi di jalur yang menanjak dan berkelok tersebut.

Kecelakaan yang terjadi pada pukul 20.10 WIB menambah daftar panjang kejadian lalu lintas di jalur berbahaya tanjakan wilayah Wado.

Kepala Satuan Lalu Lintas Polres Sumedang, AKP Dini Kulsum Mardiani, mengatakan bahwa timnya telah menyelesaikan pemeriksaan lokasi kejadian serta meminta keterangan beberapa saksi mata guna mengetahui penyebab pasti kecelakaan tersebut.

Berdasarkan keterangan awal, kendaraan elf dengan plat nomor E 7566 KC mengangkut 20 penumpang yang sedang melakukan ziarah dan akan kembali ke Majalengka.

Saat melewati turunan tajam Tanjakan Cae, kendaraan tersebut mencoba mendahului mobil elf lain dengan plat nomor E 7740 AA yang juga membawa rombongan peziarah dari arah yang sama.

“Mobil elf yang dikemudikan Dedeng melewati kendaraan di depannya, dan saat melalui tikungan, pengemudi tidak mampu mengontrol kendaraan hingga menyebabkan mobil terbalik,” ujar Dini kepada TribunJabar.id, Minggu (2/11/2025) pagi.

Ia menuturkan, seluruh korban telah dibawa ke RSUD Umar Wirahadikusumah guna menerima perawatan medis.

Petugas masih melakukan penyelidikan lanjutan untuk menentukan penyebab kecelakaan, termasuk kemungkinan adanya kesalahan dari pengemudi.

Bencana di Tanjakan Cae ini menjadi pengingat akan pentingnya kewaspadaan para pengemudi saat melewati jalan menanjak dan berkelok di wilayah Sumedang yang sering menyebabkan korban jiwa.

10 Strategi untuk Mencegah Kecelakaan Saat Mengemudi

Paling tidak, terdapat 10 metode yang dapat digunakan untuk mencegah dan mengatasi risiko kecelakaan di jalan raya.

1. Jika memungkinkan, saat melakukan kegiatan sebaiknya gunakan transportasi umum daripada mengendarai kendaraan pribadi. Hal ini lebih aman dibandingkan membawa kendaraan sendiri.

2. Kurangi risiko gangguan saat mengemudi.

3. Memandang jauh ke depan, mengidentifikasi potensi bahaya apa saja yang mungkin terjadi di jalan raya.

4. Biasakan berada di jalur yang sama. Jangan sering berpindah jalur.

5. Waspadai pengemudi yang cenderung sering berpindah jalur. Segera menjauhi kendaraan yang dikemudikan oleh orang-orang seperti ini.

6. Mengantisipasi area buta pada kendaraan.

7. Periksa setiap persimpangan, jalan kecil, dan lorong. Kurangi kecepatan kendaraan untuk mengamati dan mengevaluasi apakah kondisi aman untuk melanjutkan perjalanan atau tidak.

8. Jika ingin berpindah jalur, lakukan prosedur yang aman untuk melakukan perpindahan.

9. Jangan lawan arus.

10. Berkendara dengan memperhatikan kondisi jalan dan keadaan kesehatan Anda sendiri.

(TribunSumsel.com)

Baca Berita Tribun Manado diGoogle News

Kecelakaan Lalu Lintas Lainnya

WA Lintaskriminal.co.id -:KLIK

Tayang di TribunJabar.id