Kedekatan Polri dan Masyarakat, Begini Cara Bhabinkamtibmas Nagari Sei Puar

oleh -584 views
Aiptu Firmansyah saat melakukan pendekatan dengan masyarakat. Hal ini menjadi salah satu cara untuk menjaga situasi yang kondusif
Aiptu Firmansyah saat melakukan pendekatan dengan masyarakat. Hal ini menjadi salah satu cara untuk menjaga situasi yang kondusif

SUMBAR, Lintaskriminal.co.id – Sambang desa kini merupakan hal yang sudah sangat biasa yang dilakukan oleh aparat kepolisian, karena giat ini sudah rutinitas sehari-hari, terutama bagi Bhabinkamtibmas.

Kumpul bareng, sembari bercengkrama masyarakat desa binaan, pun seakan menjadi tradisi. Terutama personel Bhabinkamtibmas, sekaligus menjadi ujung tombak Polri dalam menciptakan situasi kondisi kamtibmas yang kondusif.

Seperti halnya yang dilakukan Polisi yang satu ini, Pria itu dikenal memiliki nama lengkap Aiptu Firmansyah yang bertugas sebagai Bhabinkamtibmas Nagari Sei Puar Polsek Banuhampu.

Dalam menjalankan Sambang desa, pria ini mengaku tidak selalau kegiatan yang formal, bahkan Firmansyah merasa lebih nyaman dan enjoy dengan duduk jongkok langsung berkomunikasi dengan warganya.

Menurutnya, saat melakukan pendekatan serta bercengkrama langsung tanpa kegiatan formal, warga justru akan merasa lebih dihargai karena memposisikan diri sama seperti mereka.

“Lebih santai dan bebas kalau ngobrol seperti itu. Masyarakat juga lebih lepas dalam menyampaikan informasi maupun bertukar pikiran,” paparnya.

Dengan pendekatan yang dilakukan itu, Firmansyah yakin tidak ada lagi sekat atau pembatas antara masyarakat dan polisi. Apalagi polisi merupakan tugas dan sehari-hari seorang polisi juga masyarakat.

“Polisi juga masyarakat, jadi saat kita menempatkan diri sebagai masyarakat, kedepan tidak ada lagi batas antara kita,” tandasnya.

Dengan eratnya hubungan anatara masyarakat dan aparat kepolisian, Firmansyah sangat yakin tujuan untuk menjadi kondisi yang kondusif akan tercapai. “Ketika batas itu tidak ada, maka suasana yang kondusif akan tercapai,” pungkasnya.

Sementara itu, Kapolsek Banuhampu AKP Suyatno, SIK mengatakan, dalam menjalankan tugas untuk melakukan pendekatan dengan masyarakat, tentu setiap orang memiliki cara sendiri-sendiri dalam berkomunikasi.

Kendati demikian, setiap Bhabinkamtibmas dijelaskan Suyatno juga harus melihat karakter tempat mereka bertugas, karena setiap komunikasi harus berjalan dua arah.

“Yang terpenting interaksi harus berjalan dua arah sehingga Bhabinkamtibmas benar-benar bisa menjalankan fungsinya sebagai inisiator, dinamisator dan stabilisator Kamtibmas di wilayahnya.” tutupnya.

JULIANA

Loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *