Kisah Haru 3 Hari Terjebak di Reruntuhan Ponpes Al-Khoziny

by -87 Views

Lintaskriminal.co.id -,SURABAYA – Syehlendra Haical (13 tahun), santri dari Pondok Pesantren Al Khoziny di Sidoarjo, Jawa Timur, yang menjadi korban runtuhnya bangunan empat lantai, termasuk musala dari ponpes tersebut, berhasil dievakuasi dan dalam keadaan selamat tanpa mengalami cedera serius.

Kepala Rumah Sakit Umum Daerah R.T. Notopuro Sidoarjo, dr Atok Irawan menyampaikan hasil pemeriksaan rontgen seluruh organ tubuh Haical yang menunjukkan tidak ada luka, hanya mengalami luka memar saja.

Hanya luka memar dan pemeriksaan rutin, [kondisi Haical] masih lemah. Mulai dari tulang dada, panggul, kaki, hingga jari semuanya dalam keadaan normal, tidak ada kendala,” ujar Atok di rumah sakit tersebut kepada para wartawan, Rabu (1/10/2025).

Atok mengatakan bahwa saat ini Haical sedang dalam pengawasan tim medis di ruang IGD rumah sakit, karena kondisi anak tersebut masih lemah dan mengalami dehidrasi setelah terjebak selama sekitar tiga hari di bawah puing-puing bangunan tersebut.

“Mungkin kulitnya sedikit terluka akibat [reruntuhan bangunan], agak berwarna biru tapi masih aman,InsyaAllahSemua dalam keadaan baik. Pengamatan kami terhadap terapi berjalan dengan baik. Nanti juga mungkin membutuhkan asupan nutrisi yang baik. Wajahnya yang tidak mengalami luka terbuka juga diperlakukan dengan baik,” katanya.

Setelah Haical, hingga pukul 19.25 WIB, terdapat dua korban yang selamat tambahan, yang dibawa ke RSUD R.T. Notopuro Sidoarjo dengan nama Muhammad Wahyudi dan Alfatih Cakra Buana.