Komnas PA Kecam Pembunuhan Berencana Anak Disabilitas di Merauke

by -62 Views

Lintaskriminal.co.id -, PASAR REBO– Komisi Nasional Perlindungan Anak (Komnas PA) mengecam dugaan tindakan pembunuhan terencana dan pemerkosaan terhadap anak di Merauke, Papua Selatan.

Yaitu kasus yang menimpa seorang anak perempuan dengan inisial JRR (11), anak berkebutuhan khusus yang ditemukan meninggal di semak-semak tepi jalan pada hari Senin (27/10/2025) pukul 13.30 WIT.

Ketua Komnas PA, Agustinus Sirait menyatakan bahwa pihaknya mendesak Polri secepatnya mengungkap kasus dugaan pembunuhan yang disertai perkosaan terhadap JRR agar tersangka bisa dituntut secara hukum.

“Polres Merauke, Polda Papua Selatan, hingga Markas Besar Polri diperintahkan segera melakukan penyelidikan secara cepat,” ujar Sirait, Minggu (2/11/2025).

Berdasarkan Komnas PA, pelaku yang masih dalam pengejaran pihak kepolisian layak menerima hukuman sesuai dengan tindakan yang telah dilakukannya, yaitu membunuh dan memperkosa JRR.

Terlebih lagi, JRR merupakan kelompok yang rentan secara ganda, yaitu sebagai anak dan sebagai seseorang dengan disabilitas yang seharusnya mendapatkan perlindungan tambahan dari orang tua, negara, serta masyarakat.

“Pelaku perlu ditangkap dan dibawa ke pengadilan. Terapkan pasal yang berlapis dengan hukuman terberat, mengingat dugaan tindakan yang melanggar hak hidup, martabat, dan hak seksual anak,” katanya.

Sirait juga mengajak Pemerintah Provinsi Papua Selatan untuk mempercepat pencapaian visi menjadi Provinsi yang Ramah Anak guna mencegah terulangnya kejadian kekerasan seperti ini.

Komnas PA mendorong kerja sama antar sektor agar anak-anak terlindungi dari segala jenis kekerasan, sehingga mereka bisa berkembang dalam lingkungan yang aman dan nyaman.

“Negara tidak boleh kalah dari para predator anak. Komnas PA akan memastikan setiap unsur kekejaman dan pemberatan hukuman dalam UU Perlindungan Anak diterapkan secara penuh,” katanya.

Sebelumnya, seorang anak dengan inisial JRR (11) ditemukan meninggal di semak-semak dekat jalan Merauke, Papua Selatan, dalam keadaan terdapat beberapa luka di tubuhnya, Senin (27/10/2025).

Peristiwa ini memicu emosi masyarakat, bahkan warga sempat mencari area sekitar lokasi karena mendengar informasi bahwa pelaku bersembunyi di semak belukar dekat tempat kejadian.

Berita Terkait

Baca berita Lintaskriminal.co.id -lainnya di Google News atau langsung ke halaman Indeks Berita