Lansia : Disdukcapil Kampar Siap Jemput Bola

by -164 views

Riau, ( LK ) —– Demi menuntaskan perekaman KTP elektronik (e-KTP) bagi warganya, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Kampar, Provinsi Riau memastikan siap terjun langsung atau jemput bola bagi kalangan lanjut usia (Lansia) dan orang sakit.

“Kami memang sengaja turun untuk jemput bola, terutama untuk kalangan Lansia dan orang sakit yang tidak bisa melakukan perekaman data ke tempat-tempat yang telah ditentukan,” kata Kepala Dinas Dukcapil Kampar, Muslim, S. Sos melalui Kepala Bidang Pengelolaan Informasi Administrasi Kependudukan (PIAK) Supardi kepada kabarsiana.com.

Hal itu, kata Supardi dilakukan sebagai bentuk dorongan agar seluruh masyarakat di Kabupaten Kampar, tanpa kecuali, memiliki KTP elektronik.

“Jadi ini adalah bagian dari pelayanan kami kepada masyarakat yang sedang mengalami kesulitan. Kalau sakit terbaring kan mereka tidak bisa datang ke kecamatan dan kantor Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil, jadi biar personel kami yang jemput bola,” katanya memastikan.

Dalam proses jemput bola itu, warga yang akan direkam datanya, tak perlu surat pengantar dari RT dan RW . Mereka cukup memperlihatkan foto copy Kartu Keluarga (KK) kepada petugas setelah sebelumnya melaporkan keberadaan mereka.

Begitu ada permintaan perkaman data dari masyarakat sebagaimana disebut di atas, Disdukcapil Kampar langsung mengirim pegawainya ke lokasi kediaman warga.

“Petugas langsung ke lokasi dengan membawa sejumlah alat perekaman data seperti sensor mata, alat sidik jari, laptop, layar untuk foto diri dan kamera,” katanya menjelaskan.

Setekah data diuji ketunggalan dan validasinya, bukti perekaman akan dicetak di kantor Disdukcapil, dengan catatan blankonya masih tersedia. Setelah dicetak, maka KTP elektronik tersebut bisa diambil oleh anggota keluarga ke kantor Disdukcapil Kampar atau kecamatan setempat.

Dalam proses perekaman, seperti yang dilakukan tadi siang, warga yang direkam datanya tak perlu berdiri. Cukup berbaring sembari mengikuti instruksi dari petugas yang melakukan pendataan dan perekaman data.

“Semoga dengan usaha seperti ini, tidak mernghilangkan hak dasar seorang warga untuk memiliki dokumen kependudukan. Kami juga berharap, apabila ada warga yang terkendala seperti ini untuk dapat kiranya diinformasikan ke Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Kampar,” pintanya.

Apa yang dilakukan ke rumah-rumah, rumah sakit dan panti jompo tersebut, diharapkan Supardi dapat mempercepat penuntasan perekaman data KTP elektronik di Kabupaten Kampar. Sehingga tak ada lagi warga Kampar yang tidak memiliki KTP elektronik. (Joni)Kabarsiana.com, BANGKINANG – Demi menuntaskan perekaman KTP elektronik (e-KTP) bagi warganya, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Kampar, Provinsi Riau memastikan siap terjun langsung atau jemput bola bagi kalangan lanjut usia (Lansia) dan orang sakit.

“Kami memang sengaja turun untuk jemput bola, terutama untuk kalangan Lansia dan orang sakit yang tidak bisa melakukan perekaman data ke tempat-tempat yang telah ditentukan,” kata Kepala Dinas Dukcapil Kampar, Muslim, S. Sos melalui Kepala Bidang Pengelolaan Informasi Administrasi Kependudukan (PIAK) Supardi kepada kabarsiana.com.

Hal itu, kata Supardi dilakukan sebagai bentuk dorongan agar seluruh masyarakat di Kabupaten Kampar, tanpa kecuali, memiliki KTP elektronik.

“Jadi ini adalah bagian dari pelayanan kami kepada masyarakat yang sedang mengalami kesulitan. Kalau sakit terbaring kan mereka tidak bisa datang ke kecamatan dan kantor Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil, jadi biar personel kami yang jemput bola,” katanya memastikan.

Dalam proses jemput bola itu, warga yang akan direkam datanya, tak perlu surat pengantar dari RT dan RW . Mereka cukup memperlihatkan foto copy Kartu Keluarga (KK) kepada petugas setelah sebelumnya melaporkan keberadaan mereka.

Begitu ada permintaan perkaman data dari masyarakat sebagaimana disebut di atas, Disdukcapil Kampar langsung mengirim pegawainya ke lokasi kediaman warga.

“Petugas langsung ke lokasi dengan membawa sejumlah alat perekaman data seperti sensor mata, alat sidik jari, laptop, layar untuk foto diri dan kamera,” katanya menjelaskan.

Setekah data diuji ketunggalan dan validasinya, bukti perekaman akan dicetak di kantor Disdukcapil, dengan catatan blankonya masih tersedia. Setelah dicetak, maka KTP elektronik tersebut bisa diambil oleh anggota keluarga ke kantor Disdukcapil Kampar atau kecamatan setempat.

Dalam proses perekaman, seperti yang dilakukan tadi siang, warga yang direkam datanya tak perlu berdiri. Cukup berbaring sembari mengikuti instruksi dari petugas yang melakukan pendataan dan perekaman data.

“Semoga dengan usaha seperti ini, tidak mernghilangkan hak dasar seorang warga untuk memiliki dokumen kependudukan. Kami juga berharap, apabila ada warga yang terkendala seperti ini untuk dapat kiranya diinformasikan ke Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Kampar,” pintanya.

Apa yang dilakukan ke rumah-rumah, rumah sakit dan panti jompo tersebut, diharapkan Supardi dapat mempercepat penuntasan perekaman data KTP elektronik di Kabupaten Kampar. Sehingga tak ada lagi warga Kampar yang tidak memiliki KTP elektronik.

 

( KSC/ EM )

Loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *