‘Lord’ Kriminal Belanda Ditangkap di Dubai

by -149 views
Ilustrasi Kriminal
Ilustrasi Kriminal

Sepandai-pandainya tupai melompat, akhirnya jatuh juga, itulah pepatah yang sedang dialami oleh ‘Lord’ Kriminal Belanda itu.

Pria yang dikenal dengan nama Ridouan Taghi itu ditangkap Polisi Dubai setelah dicari oleh internasional karena perannya sebabai kepala geng perdagangan kokain.

Di Belanda sendiri, Taghi merupakan penjahat paling dicari, oleh sebab itu ia mendapat julukan sebagai ‘Lord’ Kriminal atau tuannya kriminal.

Dilansir dari AFP, pria kelahiran Maroko dengan usia 41 tahun itu ditangkap pada Senin (16/12) waktu Dubai. Taghi dicari dalam surat perintah penangkapan internasional atas tindak kejahatan pembunuhan dan perdagangan narkoba.

Berdasarkan informasi dari kepolisian setempat, Taghi kini ditahan di sebuah rumah di emirat Teluk. Bahkan sebelumnya Taghi sempat menjadi berita utama pada bulan September ketika seorang pengacara Belanda untuk saksi negara dalam kasus terhadapnya ditembak mati di dekat rumahnya di Amsterdam.

Kepala polisi Belanda Erik Akerboom mengungkapkan, penangkapan terhadap Taghi tersebut sangat penting bagi Belanda dan mengikuti kerja sama antara kedua negara.

Sedangkan Polisi Dubai mengatakan Taghi memasuki negara itu melalui bandara Dubai. Sebelum ditangkap, pria super licin itu diketahui menggunakan paspor dan visa dengan identitas palsu.

Taghi disebut tinggal di daerah perumahan di Dubai di mana ia tidak melakukan kegiatan kriminal di wilayah tersebut. Taghi disebut memiliki asisten dari berbagai negara.

Polisi Dubai mengatakan bahwa orang itu mengakui semua kejahatan. Media Belanda mengatakan Taghi dituduh melakukan perdagangan kokain.

Sementara itu, Belanda dan Dubai tidak memiliki perjanjian ekstradisi tetapi pihak berwenang di kedua negara sedang berupaya memindahkannya. Tekanan meningkat pada otoritas Belanda untuk bertindak pada September setelah pengacara Derk Wiersum, ayah dua anak, tewas di Amsterdam.

Wiersum adalah pengacara untuk saksi negara bernama Nabil B dalam kasus besar terhadap Taghi dan tersangka lainnya, Said Razzouki.

Belanda telah lama dikenal karena sikapnya yang toleran terhadap ganja, tetapi sebuah laporan yang ditugaskan oleh dewan kota Amsterdam tahun ini mengatakan sekarang ada masalah besar dengan narkoba dan dunia kriminal.

Salah satu serikat utama kepolisian Belanda mengatakan pada saat itu bahwa penembakan pengacara itu adalah ‘konfirmasi bahwa kita hidup di negara narco’.

 

Sumber : Detik
Editor : Yusman

Loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *