
Terhadap giat dimaksud, muncul tuduhan yang diduga kuat membawah salah satu Oknum Pejabat Polres Kepulauan Tanimbar yang berperan sebagai pelindung bagi para pelaku aktivitas judi ilegal tersebut, yang membuat upaya penindakan sebelumnya kurang maksimal dan menimbulkan keresahan serta hilangnya rasa kepercayaan masyarakat terhadap institusi kepolisian lokal.
Beberapa warga yang tidak ingin disebutkan namanya mengaku telah melihat secara langsung kegiatan judi tersebut berlangsung secara teratur, bahkan giat ilegal dimaksud berlangsung di lokasi yang tidak terlalu tersembunyi (di tempat terbuka). Menurut mereka, aktivitas ini seringkali berjalan tanpa ada gangguan meskipun telah diketahui oleh masyarakat sekitar yang beraktivitas dikebun mereka.
Terkait giat judi ilegal tersebut, adanya penilaian negatif terhadap Institusi Polres Kepulauan Tanimbar khususnya oknum pejabat polres setempat.
Olehnya itu, diharapkan kepada Kapolres Kepulauan Tanimbar agar dapat melakukan penyelidikan yang mendalam dan objektif terkait tuduhan perlindungan tersebut dan bagi oknum yang terbukti terlibat, harus diberikan sanksi yang sesuai tanpa pandang bulu, sementara bagi para pelaku judi juga harus ditindak secara tegas.