Merasa Diintimidasi Dalam Pemberitaan, Febri Sugiono Melapor ke Polres Pelalawan

by -427 views

RIAU (LK) – Merasa berada dalam tekanan dan intimidasi, Febri Sugiono (43) salah seorang wartawan yang bertugas di Kabupaten Pelalawan, Riau akhirnya melaporkan Dwi Surya Pamungkas ke Markas Polisi Resort Pelalawan, Rabu (6/5), laporan itu terkait kedatangan Dwi ke Rumahnya pukul 3.00 WIB di Jalan Pelita, Pangkalan Kerinci, Kabupaten Pelalawan.

Menurut keterangan jurnalis senior di Kabupaten Pelalawan itu, pada dasarnya Dwi (25) tidak ada hubungan dengan pemberitaan yang sedang ditanganinya selama beberapa hari belakangan, hanya saja pemuda tersebut merupakan anak dari objek pemberitaan terkait dugaan penyelewengan dana koperasi di Desa Sungai Ara.

Jadi, saat Dwi mendatangi rumah Febri dini hari tersebut, mantan wartawan media cetak terbesar di Riau itu mengaku trauma dan takut, terutama terhadap mental kedua anaknya. Dimana sebelumnya Febri juga sempat menjadi korban pengancaman salah satu Ormas terbesar di Pelalawan.

“Keluarga saya seketika ketakutan saat mendengar ada seorang laki-laki yang berteriak memanggil nama saya untuk keluar dari rumah. Saat itu juga saya dilarang oleh istri untuk keluar rumah karena takut terjadi apa-apa,” ujar Febri melalui sambungan telepon selulernya.

Beberapa waktu karena tidak ditanggapi dan hanya direkam dari balik jendela kaca, Febri menceritakan pemuda yang mendatangi rumahnya itu akhirnya kesal dan meninggalkan halaman rumah tersebut tanpa sempat beradu argumen.

“Yang saya alami, anak saya trauma, bahkan susah tidur dan bertanya-tanya apa sebetulnya yang terjadi pada ayahnya,” beber Febri.

Singkat cerita, didampingi beberapa orang wartawan yang bertugas di Pelalawan, Febri Sugiono akhirnya mendatangi Mapolres Pelalawan pada Rabu (6/5). Kedatangan itu langsung melaporkan kejadian perbuatan tidak menyenangkan itu, dengan tujuan bisa memberikan efek jera.

Sementara itu, Kapolres Pelalawan, AKBP M Hasym Risahondua SIK menyebutkan pihaknya telah menerima laporan dari Febri Sugiono. Pihaknya juga mensupport jurnalis dalam membawa dugaan intimidasi itu ke jalur hukum.

“Ini tidak bisa dibiarkan. Akan kita proses dulu,” kata Kapolres Hasym kepada wartawan di ruangannya seperti dikutip dari salah satu media online di Pelalawan.

Penulis : Yusman

Loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *