Meski Libur, Kapolres Majalengka Turun ke RS Pantau Kasus Bocah Meninggal di Toilet Masjid

by -79 Views

Laporan Adim Mubaroq 

Lintaskriminal.co.id -, MAJALENGKA –Di tengah malam dan saat libur akhir pekan, Kapolres Majalengka, AKBP Willy Andrian langsung mengunjungi RSUD Majalengka, pada Sabtu (18/10/2025) malam hingga dini hari Minggu (19/10/2025).

Kehadiran pejabat utama di Korps Bhayangkara Polres Majalengka datang guna mengawasi proses pemeriksaan jenazah seorang anak laki-laki yang ditemukan meninggal di toilet masjid di kawasan Kantor Desa Sadasari, Kecamatan Argapura, Kabupaten Majalengka.

Ditemani Kasat Reskrim Polres Majalengka, AKP Udiyanto dan Kapolsek Argapura, AKP Ilham Dinata beserta jajarannya, Willy tiba di rumah sakit beberapa saat setelah jenazah dibawa dari tempat kejadian.

Meski suasana malam itu sepi dan sebagian besar penduduk sedang beristirahat, Willy tampak serius mengawasi proses pemeriksaan.

Di ruang pemulasaraan RSUD Majalengka, tim medis melakukan pemeriksaan luar terhadap jenazah korban. Sementara itu di luar ruangan, Willy memeriksa ke dalam dan sekitar ruangan untuk berdiskusi dengan petugas identifikasi serta memastikan setiap langkah penyelidikan dilakukan dengan hati-hati.

“Menyampaikan laporan dari masyarakat, Satreskrim Polres Majalengka bersama Polsek Argapura segera melakukan penyelidikan. Kami sedang menyelidiki penyebab korban ditemukan meninggal di salah satu toilet masjid,” kata Willy di lokasi.

Willy menyampaikan bahwa penyelidikan dilakukan secara menyeluruh. Kepolisian telah mengamankan beberapa barang bukti, termasuk pakaian korban, serta melakukan penelusuran terhadap rekaman CCTV di sekitar masjid dan jalan yang menuju tempat kejadian.

“Kami mengumpulkan bukti-bukti, termasuk pakaian korban dan setiap rekaman CCTV yang mungkin bisa membantu mengungkap kejadian ini,” katanya.

Berdasarkan pemeriksaan awal oleh tim medis, ditemukan luka pada bagian kepala korban. Namun Kapolres menyatakan, penyebab kematian yang pasti masih menunggu hasil autopsi.

“Memang sementara ini hasil keterangan dokter menunjukkan adanya luka di kepala. Namun, hal ini perlu kita verifikasi kembali melalui hasil otopsi agar semua kejadian ini jelas dan terbuka,” ujar Willy.

Korban diketahui berusia 11 tahun dan masih duduk di kelas sekolah dasar.

Penemuan tubuhnya di kamar mandi masjid pada sore hari Sabtu menghebohkan masyarakat Desa Sadasari, Kecamatan Argapura, Kabupaten Majalengka. Warga melaporkan penemuan jenazah sekitar pukul 20.00 WIB.