Nelayan Tewas Akibat Tabrakan Kapal Tongkang di Perairan Tampo-Pulau Renda Muna

by -67 Views

Lintaskriminal.co.id -, KENDARI –Seorang nelayan hilang setelah perahu kecilnya ditabrak kapal tongkang dan ditemukan tewas pada hari Minggu (19/10/2025).

Sebelumnya, pada hari Sabtu (18/10/2025), kapal yang menjadi korban dengan inisial LR dan LO ditabrak saat sedang berlayar di sekitar perairan Tampo dan Pulau Renda, Kabupaten Muna, Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra).

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (KPP) Kendari, Amiruddin, menjelaskan kejadian kecelakaan tersebut melibatkan tiga nelayan.

“Pos Komando KPP menerima laporan sekitar pukul 16.55 WITA dari anggota Polsek Tampo, dua nelayan hilang setelah terjatuh dari perahu panjang setelah di tabrak kapal tongkang Buana di sekitar perairan antara Tampo dan Pulau Renda,” katanya.

Terbaru, berdasarkan rilis Basarnas Kendari yang diterima Lintaskriminal.co.id, pada pukul 08.15 WITA tim SAR Gabungan menemukan satu korban dengan inisial LR dalam kondisi meninggal dunia.

“Korban selanjutnya dievakuasi ke rumah duka. Tim SAR Gabungan terus melanjutkan pencarian terhadap satu korban yang masih hilang,” demikian isi rilis Basarnas.

Di sisi lain, Kepala Subdit Gakkum Ditpolairud Polda Sultra, AKBP Tenri Wardi, mengungkapkan hasil penyelidikan sementara.

Banyak informasi muncul mengenai kejadian kecelakaan di laut tersebut. Diperkirakan perahu nelayan melewati jalur yang dilewati oleh kapal tongkang.

Kemudian perahu yang diisi tiga nelayan tersebut, terjebak pada tali tarik yang menarik kapal tongkang.

“Maka perahu itu tidak bisa bergerak karena mengalami mati mesin, akhirnya terbentur,” katanya saat dihubungi Lintaskriminal.co.id -.

Ia menyampaikan, akibat peristiwa tersebut, dua nelayan hilang dan saat ini sedang dalam proses pencarian.

Sementara seseorang yang lain berhasil selamat.

“Saat ini kami sedang berada di lokasi kejadian, melakukan proses pencarian terhadap dua korban,” ujarnya. (*)