PASURUAN, halopadang.id– Penduduk Desa Grati Tunon, Kecamatan Grati, Kabupaten Pasuruan, dihebohkan setelah menemukan jenazah Ngadiyah (64) di dalam sumur rumahnya sendiri pada Senin (06/10/2025).
Temuan tersebut menunjukkan adanya dugaan tindak kekerasan, setelah petugas kepolisian menemukan noda darah di sekitar tempat kejadian.
Peristiwa ini dimulai ketika putri korban, Ruhaina, bersama suaminya, Mustofa, mengunjungi rumah ibunya setelah menghadiri acara pernikahan pada malam sebelumnya, Minggu (05/10/2025).
Mereka mencurigai karena rumah korban dalam keadaan kosong dan tidak terkunci.
“Setelah tiba di rumahnya, saksi menanyakan kepada beberapa tetangga korban dan para tetangga pernah mendengar suara aneh di dekat sumur,” kata Iptu Choirul Mustofa, Kasatreskrim Polres Pasuruan Kota, Senin (06/10/2025).
Setelah dilakukan pemeriksaan, petugas menemukan Ngadiyah meninggal di kedalaman 15 meter di dalam sumur.
Selain itu, noda darah juga ditemukan di sekitar area dapur dan sumur.
Warga kemudian menginformasikan temuan tersebut kepada Polsek Grati.
“Untuk mengangkat jenazah korban dari dalam sumur, kami diberikan bantuan oleh BPBD Kabupaten Pasuruan guna dilakukan pemeriksaan luar, pada dini hari Senin kemarin (06/10/2025),” ujar Choirul.
Berdasarkan keterangan beberapa saksi, Satreskrim Polres Pasuruan mengira bahwa nenek tersebut menjadi korban pembunuhan.
Petugas kepolisian juga telah memanggil cucu korban dengan inisial MA (17), yang diketahui pernah mengunjungi rumah korban sebelum kejadian.
“Pada saat ini, MA kami tahan untuk diperiksa karena diduga dia mengetahui secara pasti sebelum kejadian tersebut,” kata Choirul.
