Oknum Perwira Polisi Diduga Dalang Pendistribusian Minyak di Proyek, Kapolres Pelalawan Hanya Bungkam

oleh -252 views

RIAU ( LK ) – Terkait Pemberitaan di lintaskriminal.co.id beberapa waktu lalu tentang adanya oknum perwira polisi yang disebut-sebut sebagai dalang dalam pendistribusian bahan bakar minyak (BBM) subsidi ke proyek pembangunan jembatan II Pelalawan Propinsi Riau yang tidak jauh dari Kota Pangkalan Kerinci.

Padahal proyek jembatan dengan anggaran hampir Rp. 100 miliar itu tidak sewajarnya menggunakan BBM subsidi, karena beroperasi menggunakan alat berat, dimana terdapat 4 unit alat berat yang beroperasi setiap hari. Diperkirakan ratusan liter dihabiskan untuk satu unit alat berat.

“Hampir setiap malam ada beberapa orang pemuda yang mengantarkan BBM subsidi ke lokasi itu, minyak disalin di bawah jembatan oleh orang-orang itu, katanya ada polisi yang mengamankan penyaluran minyak tersebut,” terang salah seorang warga kepada Media Lintaskriminal.co.id.

Menanggapi hal ini, redaksi Media Lintaskriminal.co.id mencoba konfirmasi kepada Kapolres Pelalawan AKBP Indra wijatmiko Sik terkait berita di lintaskriminal.co.id tentang dugaan adanya oknum perwira dalang pendistribusian minyak ke proyek jembatan di Pelalawan.

Namun yang cukup disayangkan Kapolres Bungkam, Kapolres Pelalawan tidak mau memberikan tanggapan perihal permainan oknum perwira yang non job itu

Begitu juga ketika ditanyakan tentang tindakan apa yang akan diberikan kepada oknum tersebut apabila terbukti atas dugaan tersebut, lagi-lagi Kapolres Pelalalwan tidak menjawab kuat dugaan Kapolres Pelalawan elergi dengan media khususnya media Lintaskriminal.co id.

Sementara itu, informasi yang berhasil dihimpun media ini, pelaku yang mendistribusikan minyak ke Batching Plant sesuai dengan photo sudah diperiksa oleh Reserse Kriminal (Reskrim) Polres Pelalawan pada 27 Mei kemarin.

 

Penulis : Yulisman

Loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.